Senin, 29 DESEMBER 2025 • 13:20 WIB

Seluruh RSUD di Aceh, Sumut, dan Sumbar Kembali Beroperasi Pascabencana

Author

Prajurit TNI bersama relawan membersihkan lumpur yang mengenangi RSUD Aceh Tamiang pascabanjir luapan Sungai Tamiang di Aceh Tamiang, Aceh. (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

INDOZONE.ID - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, memastikan seluruh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar), yang sebelumnya terdampak banjir dan longsor kini telah kembali beroperasi untuk melayani masyarakat.

“Seluruh RSUD kini telah beroperasi, meski masih ada sebagian yang belum melayani secara penuh,” ujar Pratikno dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (29/12/2025).

Ia menjelaskan, pemerintah terus memperkuat layanan kesehatan di wilayah terdampak dengan mengirim dan memfasilitasi relawan tenaga medis, mulai dari dokter spesialis, dokter umum, hingga dokter magang. 

Para relawan difokuskan untuk memberikan layanan kesehatan dasar, bedah minor, serta pemulihan trauma, khususnya di daerah yang sempat terisolasi.

Baca juga: Uskup Agung Jakarta: Rentetan Bencana Alam Jadi Lonceng Peringatan Bangsa Indonesia untuk Lakukan Pertobatan Ekologis

Terkait fasilitas layanan primer, Pratikno menyebutkan dari total 867 puskesmas yang terdampak bencana, kini hanya tersisa delapan puskesmas yang masih dalam tahap pemulihan. 

“Kami terus mempercepat agar seluruh puskesmas dapat kembali beroperasi optimal,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan sebanyak 87 rumah sakit di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sempat lumpuh akibat bencana dan tidak dapat melayani pasien.

“Namun, dalam waktu satu bulan ini, semuanya sudah bisa melayani pasien. Ada yang belum sempurna, tetapi dari 87 rumah sakit itu sudah ada pasien datang dan mendapatkan pengobatan,” ujar Teddy.

Hingga Senin (29/12/2025), lebih dari separuh wilayah di tiga provinsi terdampak telah beralih dari fase tanggap darurat ke fase transisi rehabilitasi dan rekonstruksi. 

Baca juga: Seluruh RS Pemerintah di Aceh, Sumut, dan Sumbar Kembali Beroperasi Usai Bencana

Di Aceh, tujuh kabupaten/kota telah memasuki fase transisi, sementara 11 kabupaten/kota masih memperpanjang masa tanggap darurat.

Di Sumatera Utara, delapan kabupaten/kota sudah berada pada tahap transisi rehabilitasi dan rekonstruksi, sedangkan delapan lainnya masih dalam fase tanggap darurat. 

Adapun di Sumatera Barat, 10 kabupaten/kota telah memasuki fase transisi, sementara tiga kabupaten/kota masih berstatus tanggap darurat.

“Daerah yang memperpanjang status tanggap darurat bertujuan agar wilayah-wilayah tersebut lebih siap memasuki fase rehabilitasi dan rekonstruksi,” kata Pratikno.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU