Senin, 19 JANUARI 2026 • 14:30 WIB

Fenomenal! Barbie Autistik Mattel Ajarkan Anak Empati Sejak Dini

Author

Boneka Barbie Autistik Mattel. (Sumber: Instagram/barbie)

INDOZONE.ID - Mattel kembali mencuri perhatian publik dengan meluncurkan Barbie pertama yang mewakili anak autistik dalam lini Barbie Fashionistas, produk yang didesain untuk memperluas representasi dan inklusi dalam mainan anak-anak. Peluncuran ini berlangsung setelah lebih dari satu tahun proses pengembangan dan kerja sama dengan organisasi advokasi Autistic Self Advocacy Network (ASAN), sebuah organisasi yang dijalankan oleh dan untuk komunitas autistik.

Barbie autistik ini hadir dengan fitur unik yang merefleksikan pengalaman anak autistik, mulai dari sendi yang bisa digerakkan di siku dan pergelangan tangan hingga pandangan mata yang sedikit menyamping, memberi cara baru bagi anak untuk mengenal keberagaman dan memahami perbedaan sensori yang dialami teman-teman sebaya. Kepala Barbie dilengkapi headphone peredam kebisingan untuk membantu mengurangi kelebihan stimulasi suara, sementara tangan boneka dapat memegang fidget spinner yang menjadi simbol gerakan stimulasi yang umum dilakukan oleh sebagian anak autistik.

Baca juga: Kisah Pria Autis yang Tak Bisa Baca sampai Umur 18 Tahun, Kini Jadi Profesor di Cambridge

Selain itu, boneka ini dibekali tablet dengan aplikasi komunikasi augmentatif dan alternatif, alat bantu yang biasa digunakan anak-anak autistik yang minim bicara, sehingga membuka diskusi tentang akses komunikasi dan cara anak belajar mengekspresikan diri. Pakaian boneka didesain longgar dengan sepatu datar, menekankan kenyamanan sensorik dan meminimalkan gangguan fisik, sehingga anak dapat lebih fokus bermain sambil belajar empati dan inklusi.

Mattel menyatakan bahwa tujuan utama dari peluncuran Barbie autistik ini adalah agar anak-anak melihat keberagaman dalam kehidupan sehari-hari dan mengenali pengalaman teman yang berbeda, sehingga permainan dapat menjadi media edukasi sosial. “Kami ingin setiap anak merasa terwakili, melihat diri mereka dalam Barbie, dan belajar memahami teman-teman mereka,” ujar juru bicara Mattel.

Boneka ini juga mendapat respons dari komunitas autistik dan para orang tua, di antaranya aktivis dari ASAN yang menekankan pentingnya representasi mainan untuk membangun kesadaran inklusi sejak usia dini. “Melalui Barbie autistik, anak-anak bisa belajar bahwa perbedaan bukan hambatan, melainkan bagian dari pengalaman hidup yang beragam,” kata salah satu perwakilan ASAN.

Baca juga: Mulianya Hati Suga BTS Sumbang Rp59 Miliar untuk Bangun Pusat Perawatan Anak Autis

Sejak diperkenalkan, Barbie autistik menjadi perbincangan di berbagai media internasional, menarik perhatian para orang tua yang mencari mainan edukatif dan sosial untuk anak-anak mereka. Produk ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga membuka peluang percakapan di rumah dan sekolah tentang empati, keberagaman, dan pentingnya memahami teman-teman yang memiliki kebutuhan berbeda.

Selain itu, Barbie autistik juga menambah rangkaian mainan inklusif Mattel yang sebelumnya telah menampilkan representasi anak dengan down sindrom, tunanetra, serta berbagai jenis tubuh dan warna kulit, menegaskan langkah perusahaan untuk semakin reflektif terhadap dunia anak yang beragam.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Dezeen.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU