Senin, 02 FEBRUARI 2026 • 13:20 WIB

Kok Hal yang Sama Muncul Terus? Bisa Jadi Kamu Kena Fenomena Baader-Meinhof!

Author

Ilustrasi seorang bingung mengapa hal sama terjadi berulang kali (Freepik) 

INDOZONE.ID - Pernah nggak sih, setelah kamu tahu satu hal, kamu jadi merasa dunia penuh dengan hal itu? Mulai dari kata, lagu, sampai topik tertentu, semuanya terasa muncul berulang kali tanpa henti. 

Sekilas terlihat seperti kebetulan atau pertanda tertentu yang sulit dijelaskan. 

Padahal, kondisi ini ada penjelasan psikologisnya dan cukup umum dialami banyak orang. Nah, fenomena ini biasanya dikenal sebagai Baader-Meinhof, atau ilusi frekuensi.

Bagi kamu yang pernah mengalami hal serupa dan ingin tahu lebih banyak tentang fenomena baader meinhof, berikut penjelasannya.

Apa Itu Fenomena Baade-Meinhof?

Pernah merasa baru saja mendengar satu istilah atau melihat suatu hal, lalu tiba-tiba hal itu muncul terus di mana-mana? 

Bisa di media sosial, obrolan teman, hingga iklan di jalan. Pengalaman ini dikenal sebagai fenomena Baader–Meinhof, atau sering disebut frequency illusion.

Baca juga: Fenomena Urban Loneliness: Saat Hidup di Kota Besar Justru Bikin Kesepian

Jadi  fenomena Baader-Meinhof adalah  kecenderungan otak untuk lebih memperhatikan sesuatu yang baru saja menarik perhatian. 

Akibatnya, hal tersebut terasa muncul berulang kali dan seolah-olah menjadi sangat sering ditemui. Padahal, bukan karena jumlahnya bertambah, melainkan karena kesadaran kita terhadapnya menjadi jauh lebih tinggi.

Mengapa Fenomena Baader-Meinhof Bisa Terjadi?

Dalam psikologi, Baader-Meinhof terjadi karena kombinasi dua proses mental utama. Pertama adalah selective attention, yaitu kecenderungan otak untuk fokus pada informasi yang baru, menarik, atau relevan secara personal.

Jadi ketika kita baru mengenal sesuatu, otak secara otomatis menandainya”sebagai informasi penting, sehingga kamu akan memikirkan hal itu terus menerus.

Kedua adalah confirmation bias, yaitu kecenderungan kita untuk mengingat hal-hal yang menguatkan apa yang sudah kita sadari, sambil mengabaikan informasi lain yang sebenarnya juga ada. 

Akibatnya, kamu merasa seolah-olah fenomena tersebut muncul terus-menerus, padahal sebenarnya frekuensinya sama seperti sebelumnya.

Contoh Fenomena Baader-Meinhof dalam Kehidupan Sehari-hari

Contoh paling sederhana dalam fenomena ini  adalah saat kamu baru membeli atau tertarik pada suatu barang, misalnya sepatu atau motor dengan model tertentu.

Setelah itu, kamu merasa melihat model yang sama di mana-mana, padahal sebelumnya nyaris tidak pernah memperhatikannya.

Baca juga: Apa Itu Girl Math? Fenomena Gen Z yang Bikin Dompet Cepat Kering

Contoh lain bisa terjadi saat kamu belajar istilah baru, seperti tren di media sosial atau kata unik yang jarang terdengar. Begitu istilah itu masuk ke kepala, tiba-tiba muncul di timeline, obrolan grup, bahkan berita online. Padahal, istilah tersebut sudah lama ada, kamu saja yang baru benar-benar menyadarinya.

Fenomena Baader-Meinhof menunjukkan bahwa otak manusia bekerja dengan sangat selektif. Apa yang kita anggap sering muncul, belum tentu benar-benar baru atau meningkat, melainkan baru saja mendapat ruang khusus dalam perhatian kita.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Very Well Mind

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU