INDOZONE.ID - Banyak orang menganggap jamur di dinding rumah cuma masalah tampilan atau sekadar noda hitam yang bikin rumah terlihat kotor.
Padahal, tanpa disadari, keberadaan jamur ini bisa berdampak langsung pada kesehatan penghuni rumah.
Mulai dari keluhan ringan seperti bersin dan gatal, hingga gangguan pernapasan yang lebih serius, semuanya bisa dipicu dari lingkungan yang lembap dan berjamur.
Kalau dibiarkan terlalu lama, dampaknya bukan cuma soal kenyamanan, tapi juga kualitas hidup sehari-hari.
Jadi, sebelum makin parah, penting untuk tahu apa saja risiko yang mungkin muncul dari dinding rumah yang berjamur, berikut ini:
1. Alergi Kambuhan akibat Paparan Jamur di Rumah
Dinding rumah yang berjamur bisa memicu reaksi alergi, terutama pada orang yang sensitif.
Gejalanya sering mirip alergi musiman, seperti hidung tersumbat atau meler, bersin-bersin, tenggorokan gatal, hingga mata berair.
Kalau dibiarkan, kondisi ini bisa mengganggu aktivitas sehari-hari dan kualitas hidup.
2. Risiko Aspergillosis atau Infeksi Paru yang Sering Tak Disadari
Salah satu jenis jamur yang suka ada di diding adalah Aspergillus.
Jamur ini dapat menyebabkan penyakit serius bernama aspergillosis.
Baca juga: 5 Jenis Infeksi Jamur Kulit yang Sering Dianggap Sepele, Lengkap dengan Cara Mengatasinya
Di awal, gejalanya mungkin hanya batuk ringan, tapi lama-kelamaan bisa berkembang menjadi lebih parah seperti batuk berdarah, sesak napas, hingga kelelahan ekstrem.
Kondisi ini berisiko tinggi pada orang dengan daya tahan tubuh lemah.
3. Paparan Jamur Bisa Memengaruhi Kesehatan Mental
Tak banyak yang tahu, lingkungan rumah yang lembap dan berjamur juga bisa berdampak pada kesehatan mental.
Beberapa penelitian mengaitkannya dengan munculnya kecemasan, depresi, hingga gangguan konsentrasi atau “brain fog”.
Hal ini bisa dipicu oleh efek fisik jamur pada tubuh maupun stres karena tinggal di lingkungan yang tidak sehat.
4. Memicu dan Memperburuk Asma, Terutama pada Anak
Jamur di dinding rumah juga bisa menjadi salah satu pemicu asma.
Bahkan, bagi penderita asma, paparan jamur dapat memperparah gejala seperti sesak napas dan produksi lendir berlebih.
Jenis jamur seperti Aspergillus fumigatus bahkan dikaitkan dengan kondisi asma jamur yang lebih serius.
5. Iritasi Kulit dan Memperparah Eksim
Paparan spora jamur juga dapat menyebabkan iritasi kulit, terutama pada anak-anak atau orang dengan kulit sensitif.
Baca juga: 4 Cara Mengobati dan Mencegah Jamur Kuku di Rumah
Gejalanya bisa berupa ruam kemerahan, gatal, hingga memperburuk kondisi seperti eksim yang sudah ada sebelumnya.
6. Iritasi Mata yang Bikin Tidak Nyaman
Jamur di rumah juga bisa mempengaruhi kesehatan mata.
Gejalanya bisa meliputi mata merah, gatal, berair, bahkan penglihatan kabur.
Dalam beberapa kasus, bisa terjadi peradangan hingga pembengkakan pada kelopak mata yang mengganggu aktivitas.
7. Memperparah Penyakit Pernapasan yang Sudah Ada
Bagi penderita penyakit pernapasan seperti asma, bronkitis, atau PPOK, paparan jamur bisa membuat kondisi semakin memburuk.
Spora jamur yang terhirup dapat mengiritasi saluran napas, memicu kambuhnya gejala, dan memperlambat proses pemulihan.
Jadi untuk menjaga kesehatan keluarga, penting memastikan dinding rumah bebas dari jamur ya!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Mayo Clinic