Kamis, 07 MEI 2026 • 17:40 WIB

Mengenal Hantavirus, Penyakit dari Tikus yang Perlu Diwaspadai

Author

Ilustrasi Hantavirus. (Eliani Kusnedi)

INDOZONE.ID - Belakangan ini, istilah hantavirus mulai ramai dibahas dan membuat banyak orang penasaran. Hantavirus sendiri adalah kelompok virus yang dibawa oleh tikus dan hewan pengerat lainnya, lalu bisa menular ke manusia.

Meski kasusnya tergolong jarang, virus ini tetap perlu diwaspadai karena bisa menyebabkan gangguan serius pada paru-paru hingga ginjal.

Penularannya biasanya terjadi saat seseorang tanpa sadar kontak dengan urine, feses, atau air liur tikus yang sudah terinfeksi.

Baca juga: Benarkah Kebiasaan Cabut Kumis Bisa Berbahaya? Simak Faktanya

Apa Itu Hantavirus?

Hantavirus termasuk penyakit zoonosis, yaitu penyakit yang menyebar dari hewan ke manusia. Virus ini bisa menyebabkan dua kondisi utama, yaitu:

  1. Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) yang menyerang paru-paru
  2. Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) yang menyerang pembuluh darah dan ginjal

Perlu diperhatikan, tingkat kematian akibat hantavirus cukup tinggi, terutama pada kasus yang menyerang paru-paru.

Penyebab dan Cara Penularan Hantavirus

Ada beberapa kondisi yang bisa membuat seseorang tertular hantavirus, antara lain:

  • Menyentuh urine, feses, atau air liur tikus yang terinfeksi
  • Menghirup udara yang terkontaminasi partikel virus
  • Mengonsumsi makanan yang sudah terpapar virus
  • Digigit tikus yang membawa hantavirus
  • Menyentuh wajah tanpa mencuci tangan setelah kontak dengan benda terkontaminasi

Penularan dari manusia ke manusia sangat jarang terjadi.

Baca juga: Kenali Tanda dan Gejala Kanker pada Anak, Jangan Sampai Terlambat

Siapa yang Lebih Berisiko?

Beberapa faktor berikut bisa meningkatkan risiko terpapar hantavirus seperti:

  • Tinggal di lingkungan yang banyak tikus
  • Bekerja di area yang rentan kontak dengan tikus, seperti konstruksi atau pengendalian hama
  • Sering berkemah, mendaki, atau aktivitas outdoor lainnya

Karena itu, menjaga kebersihan lingkungan jadi langkah penting untuk mengurangi risiko penularan.

Gejala Hantavirus yang Perlu Diwaspadai

Gejala biasanya baru muncul sekitar 1–8 minggu setelah terpapar virus. Keluhannya bisa berbeda tergantung bagian tubuh yang diserang.

1. Gejala HPS (gangguan paru-paru)

Tahap awal:

  • Demam
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot
  • Mual dan muntah
  • Diare
  • Badan terasa lemas

Gejala lanjutan:

  • Batuk
  • Sesak napas
  • Dada terasa nyeri atau berat
  • Detak jantung cepat

Pada kondisi berat, penderita bisa mengalami penumpukan cairan di paru-paru yang berbahaya.

Baca juga: Kapan Waktu Terbaik Sunat Anak Laki-laki? Ini Penjelasannya

2. Gejala HFRS (gangguan ginjal)

Gejala awal:

  • Demam
  • Sakit kepala berat
  • Nyeri punggung dan perut
  • Penglihatan kabur
  • Wajah kemerahan
  • Ruam kulit

Tahap lanjut:

  • Tekanan darah menurun
  • Perdarahan
  • Syok
  • Gangguan ginjal akut

Segera periksa ke dokter jika mengalami gejala di atas, apalagi setelah kontak dengan tikus atau lingkungan yang kotor dan berpotensi terkontaminasi.

Baca juga: Bayi Rewel karena Tumbuh Gigi? Simak Tips Mengatasinya

Penanganan lebih cepat penting untuk mencegah komplikasi serius dari hantavirus. Selain itu, jika kamu tinggal atau bekerja di area yang banyak tikus, sebaiknya rutin menjaga kebersihan lingkungan dan menggunakan perlindungan saat membersihkan area yang berisiko.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Alodokter

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU