INDOZONE.ID - Tahukah kamu, flu sering kali dianggap menjadi penyakit ringan yang bisa tetap dibawa beraktivitas seperti biasa.
Bahkan, sebagian orang tetap memaksakan diri untuk lari saat flu karena takut rutinitas olahraga berantakan.
Padahal, saat kondisi ini tubuh sedang melawan infeksi dan olahraga berat seperti lari, justrus membuat kondisi badan makin drop.
Jadi, sebelum nekat lari saat flu, penting untuk tahu dulu risiko dan batas aman yang perlu diperhatikan dibawah ini:
1. Bolehkah Lari saat Sedang Flu?
Saat tubuh sedang flu, apalagi disertai berbagai penyakit lainnya seperti demam, nyeri badan, mudah lelah, sakit di sekitar mata, atau kehilangan penciuman, sebaiknya kamu berhenti dulu dari aktivitas lari maupun olahraga berat.
Kalu kamu mengalami flu disertai berbagai penyakit diatas, artinya tubuhmu sedang bekerja melawan infeksi, jadi memaksakan diri untuk olahraga lari justru bisa membuat kondisi semakin drop.
Dalam beberapa kasus, olahraga berat saat sakit juga bisa meningkatkan risiko komplikasi serius, termasuk miokarditis atau peradangan pada otot jantung.
Selain itu, flu juga termasuk penyakit yang mudah menular.
Jadi, berlari di tempat ramai saat sedang flu bukan hanya berisiko untuk tubuh sendiri, tetapi juga bisa menularkan virus ke orang lain.
Kalau gejalanya sudah terasa berat, pilihan paling aman adalah istirahat di rumah sampai tubuh benar-benar pulih.
2. Risiko Memaksakan Lari saat Sedang Flu
Memaksakan diri untuk tetap lari saat flu bisa membuat tubuh bekerja lebih keras dari biasanya.
Akibatnya, flu bisa semakin parah, tubuh lebih mudah dehidrasi, kepala terasa pusing, hingga napas jadi lebih berat.
Risiko ini bisa berbeda pada setiap orang, tergantung seberapa berat gejala yang dirasakan.
Baca juga: 8 Makanan untuk Daya Tahan Tubuh saat Musim Flu, Biar Nggak Gampang Tumbang!
Kalau flu masih ringan dan kamu tetap ingin bergerak, pilih aktivitas dengan intensitas rendah dan jangan memaksa tubuh melewati batasnya.
Namun, bagi kamu yang punya riwayat penyakit kronis seperti asma, gangguan jantung, atau masalah pernapasan, sebaiknya konsultasi dulu dengan dokter sebelum olahraga.
Saat sedang sakit, mendengarkan sinyal tubuh jauh lebih penting daripada mengejar target lari.
3. Olahraga Ringan yang Aman Dilakukan saat Flu
Selama flu tidak disertai demam atau gejala berat, kamu sebenarnya masih bisa tetap bergerak.
Namun, daripada memaksakan diri untuk berlari, pilihlah olahraga ringan yang lebih aman dan tidak terlalu membebani tubuh, seperti:
Baca juga: Flu dan Pusing Tapi Harus Kerja? Ini Cara Ampuh Mengatasinya
- Berjalan kaki.
- Bersepeda santai.
- Peregangan tubuh.
- Yoga ringan.
Kemudian, hindari juga aktivitas fisik yang terlalu menguras tenaga, seperti angkat beban berat atau latihan interval intens.
Jadi pada intinya saat sedang flu, tubuh tetap butuh ruang untuk pulih, jadi pastikan kamu berolahraga dengan pelan dan tetap mendengarkan kondisi tubuh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline, Medanta