INDOZONE.ID - Fenomena no bra movement atau kebiasaan tidak memakai bra selalu jadi bahan obrolan di media sosial. Dari sekadar gaya hidup, tren ini berubah jadi “perdebatan sehat vs nyaman” yang nggak ada habisnya.
Ada yang bilang lebih bebas, lebih sehat, bahkan bikin tubuh terasa “lega seperti baru lepas beban seharian”. Tapi di sisi lain, banyak juga yang masih ragu, “Ini aman nggak sih buat kesehatan payudara?”
Jawabannya mungkin bakal bikin kamu kaget karena ternyata tidak seseram yang dibayangkan!
Tidak Pakai Bra = Bahaya? Ternyata Ilmu Kedokteran Bilang: Belum Ada Bukti!
Secara medis, sampai saat ini belum ada penelitian kuat yang membuktikan kalau tidak memakai bra bisa merusak kesehatan payudara.
Seorang praktisi kesehatan wanita dari California, Patricia Geraghty, bahkan menegaskan bahwa dunia medis belum menemukan bukti yang menunjukkan bahwa tidak memakai bra itu berbahaya.
Sederhananya begini: memakai bra atau tidak, bukan faktor yang menentukan kesehatan payudara seperti mitos yang sering beredar.
Baca juga: Cegah Kanker Payudara! Ini Pentingnya Pemilihan Bra dan Deteksi Dini bagi Generasi Muda
Penelitian yang Sempat Bikin Heboh: Bra Disebut “Tidak Wajib”?
Salah satu studi yang sering jadi bahan diskusi berasal dari peneliti Prancis, Jean-Denis Rouillon. Penelitian ini berlangsung cukup lama, sekitar 15 tahun, dan melibatkan ratusan wanita muda usia 18–35 tahun.
Hasilnya cukup bikin banyak orang mengernyit: bra dinilai tidak memberi manfaat kesehatan signifikan dan, pada sebagian kasus, disebut tidak terlalu dibutuhkan secara biologis. Menariknya lagi, beberapa partisipan yang tidak memakai bra justru menunjukkan perkembangan jaringan penopang alami yang lebih aktif.
Kalau dianalogikan, tubuh seperti “otot yang dilatih”. Saat tidak terus dimanjakan penyangga eksternal, tubuh bisa beradaptasi membangun penopang alaminya sendiri.
Tapi perlu dicatat: ini bukan berarti semua wanita wajib lepas bra, ya. Kondisi tiap tubuh beda-beda.
Benarkah Bra Bikin Payudara Cepat Kendur? Ini yang Sering Disalahpahami
Salah satu klaim paling viral adalah: pakai bra bikin payudara makin cepat turun.
Namun sampai sekarang, belum ada bukti ilmiah yang benar-benar menguatkan hal itu secara umum. Bentuk payudara lebih dipengaruhi oleh:
- Faktor usia
- Genetika
- Perubahan hormon
- Gaya hidup
Jadi, bukan semata-mata soal “pakai atau tidak pakai bra”.
Kaitan dengan Kanker Payudara? Ternyata Tidak Ada Hubungan
Isu lain yang sering bikin panik adalah anggapan bahwa bra bisa memicu kanker payudara.
Faktanya, lembaga kesehatan seperti American Cancer Society sudah menegaskan bahwa tidak ada bukti ilmiah yang menghubungkan penggunaan bra dengan risiko kanker payudara. Artinya, ini hanya mitos yang sudah lama beredar tanpa dasar medis yang kuat.
Jadi, Harus Pakai Bra atau Lepas Saja?
Di titik ini, dunia medis sebenarnya tidak memberi aturan kaku. Pilihan kembali ke masing-masing individu:
- Kalau nyaman pakai bra, silakan.
- Kalau lebih nyaman tanpa bra, juga tidak masalah.
Tidak ada yang lebih benar, ini hanya soal kenyamanan. Yang paling penting justru bukan bra-nya, tapi kesehatan tubuh secara keseluruhan, deteksi dini perubahan pada payudara, dan gaya hidup sehat.
Jadi, daripada terjebak mitos, lebih baik kembali ke satu hal sederhana: dengarkan tubuh sendiri. Karena yang paling tahu apa yang nyaman dan sehat untuk kamu, ya dirimu sendiri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline