Selasa, 26 MEI 2026 • 16:15 WIB

Kenapa Susu Pertumbuhan Penting untuk Tumbuh Kembang Si Kecil? Ini Jawaban Ahli Gizi

Author

Ilustrasi anak minum susu. (Dok. Freepik.)

INDOZONE.ID - Susu pertumbuhan atau susu formula masih banyak diandalkan orang tua untuk memenuhi kebutuhan nutrisi si kecil. Tapi, seberapa penting sebenarnya susu pertumbuhan, dan manfaat apa saja yang bisa didapatkan saat anak mengonsumsi?

Sebagaimana banyak orang tahu bahwa susu adalah salah satu sumber pilihan protein hewani yang sangat dibutuhkan si kecil. Selain dari ayam, ikan, daging, atau sumber-sumber protein lainnya. 

Nutrition Partnership and Research Manager AceKid Indonesia Ratri Aryanti, S.Tr.Gz mengatakan, untuk memenuhi asupan zat gizi seorang anak, pemberian protein hewani jangan di-skip. Walau sebenarnya banyak sumber lain yang ternyata belum tentu disukai anak.

“Kalau kita melihat kondisi anak-anak ini, ada yang mengalami GTM, picky eater dan lain sebagainya, sehingga orang tua sering struggle untuk memberikan makan. Belum lagi pada anak-anak mengalami tekstur, jadi sensoriknya bermasalah. Misalnya, makan daging nggak bisa, makan ikan nggak bisa.”

“Sehingga seringkali memang susu menjadi salah satu alternatif bagi para orang tua untuk memenuhi nutrisi dari sumber protein hewan,” paparnya saat Media Gathering di kawasan GBK Senayan, Senin 25 Mei 2026.

Baca juga: Cara Tepat Memilih Susu Anak Menurut Ahli Gizi, Yuk Simak!

Apa Manfaat Protein Hewani? 

Dijelaskan lebih lanjut, asupan protein hewani sangat penting diberikan ke si kecil, dibandingkan dengan protein nabati. Karena protein ini menjadi sumber utama untuk mendukung pertumbuhan seorang anak.

“Jadi anak tinggi, tulangnya bertambah, tumbuh rambut, itu adalah fungsi dari protein. Nah, susu adalah sumber protein, sehingga penting memang pemberian protein hewani. Salah satunya adalah susu, walaupun ada sumber yang lain dan di situ adalah perannya susu,” terang Ratri.

Tips Memilih Susu Pertumbuhan yang Menyehatkan

Orangtua perlu mencatat nih, kira-kira nutrisi apa sih yang perlu diperhatikan saat membeli susu? Lalu apa sih bedanya susu formula pertumbuhan dengan UHT atau pasteurisasi? 

Ratri menjelaskan, perbedaannya adalah penambahan khususnya untuk anak-anak yang sedang dalam usia tumbuh kembang, AA dan DHA itu tidak ada di dalam UHT, tidak ada di dalam susu pasteurisasi.

“Sehingga kalau ada orang tua yang memilih, dikasih aja UHT di atas 1 tahun. Oke, mungkin susunya adalah full, tapi tidak ada DHA dan AA di dalamnya yang mana itu dibutuhkan untuk pertumbuhan atas seorang anak,” paparnya.

Saat berbicara soal DHA dan AA, menurut Ratri, rasionnya juga perlu seimbang. Jadi bukan jumlah DHA-nya lebih tinggi atau AA-nya yang lebih tinggi. 

Bahkan dokter anak seringkali menyampaikan bahwa DHA dan AA itu perlu seimbang, karena keduanya tidak bisa terpisahkan. 

Lalu berikutnya adalah nutrisi yang paling utama adalah nutrisi makro atau kalorinya.

Kemudian protein, karbohidrat, dan kandungan lemak itu juga menjadi utama. 

Kemudian yang tidak bisa didapatkan dari makanan lain mungkin ya, karena susu itu seringkali difortifikasi dengan DHA, AA, dan D3 atau omega-6. Semua nutrisi ini tertera pada label gizi dan angkanya bisa dilihat.

Kemudian yang paling penting adalah memilih kandungan susu dalam satu sajian. Saat ini, Ratri menyebut banyak jenis susu pertumbuhan yang terkadang membuat orangtua bingung memilihnya.

Ahli Gizi Ratri Aryanti, S.Tr.Gz membagikan tips memilih susu pertumbuhan yang baik untuk anak. (Dewi Kania/Z Creators)

Ratri merekomendasikan susu dengan kandungan susu segar asli dengan one step process atau diproses langsung untuk menjadi bubuk serta pemanasan.

“Saat memproduksi susu pertumbuhan yang dilakukan itu melalui beberapa tahap yang cukup panjang dan tahapan yang panjang itu menggunakan proses pemanasan yang berulang.”

“Nah proses pemanasan yang berulang ini efeknya pada apa? Efeknya adalah pada kandungan proteinnya. Protein itu adalah salah satu zat gizi yang bisa terkontaminasi dengan proses pemanasan,” tuturnya.

Baca juga: Ciri-ciri Bayi Tidak Cocok Susu Formula Beserta Penyebab dan Cara Mengatasinya

Satu hal lagi yang harus diperhatikan adalah memilih susu pertumbuhan tanpa ada kandungan tambahan gula. Ini menjadi concern orangtua agar tidak memberikan banyak makanan atau minuman manis ke si kecil mengingat ada efek buruknya. 

“Anak-anak sekarang sudah terpapar dengan makanan manis. Itu juga perlu kita perhatikan. Berapa sih jumlah sukrosanya? Itu perlu dilihat. Selain itu ada pemanis lain seperti maltodextrin, atau sirup jagung, atau mungkin ada perisa,” bebernya. 

Dengan memilih susu pertumbuhan yang tepat dan memperhatikan kandungan nutrisinya, orang tua bisa membantu memenuhi kebutuhan gizi si kecil di masa tumbuh kembang. Namun, susu tetap sebaiknya diberikan sebagai pelengkap pola makan bergizi seimbang, bukan pengganti makanan utama anak.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU