INDOZONE.ID - Banyak orang tua sering khawatir saat anak main tanah, lumpur, atau rumput karena takut kotor dan penuh kuman.
Padahal, penelitian terbaru justru menunjukkan paparan alam bisa membantu memperkuat sistem imun anak.
Peneliti dari University of Helsinki, Finlandia, menemukan bahwa lingkungan alami seperti tanah hutan, tanaman liar, dan lumpur dapat memberikan dampak positif pada kesehatan imun anak-anak, bahkan hanya dalam waktu kurang dari satu bulan.
Baca juga: Kiat Optimalkan Sistem Imun Anak Sejak dalam Kandungan
Taman Bermain Diganti Tanah dan Tanaman Hutan
Dalam penelitian tersebut, para peneliti mengubah area bermain anak di daycare yang sebelumnya menggunakan permukaan kerikil dan karet sintetis menjadi area yang dipenuhi tanah hutan, rumput, lumut, tanaman liar, hingga media alami lainnya.
Anak-anak kemudian bermain di area tersebut setiap hari seperti biasa.
Hasilnya cukup mengejutkan. Hanya dalam waktu 28 hari, para peneliti menemukan perubahan pada sistem imun anak-anak yang ikut dalam penelitian tersebut.
Beberapa hasil yang ditemukan antara lain:
- Sel T regulatoris meningkat, yaitu sel imun yang membantu tubuh mengontrol respons peradangan
- Bakteri berbahaya pada kulit berkurang
- Keberagaman mikrobioma usus meningkat
- Sistem imun anak terlihat lebih seimbang
- Menariknya lagi, efek positif tersebut dilaporkan semakin kuat setelah satu tahun paparan rutin terhadap lingkungan alami.
Apa Itu Biodiversity Hypothesis?
Penelitian ini menjadi salah satu bukti kuat yang mendukung teori biodiversity hypothesis.
Teori ini menyebutkan bahwa kehidupan modern di perkotaan yang terlalu steril dan minim kontak dengan alam membuat tubuh manusia, terutama anak-anak, kehilangan paparan mikroba alami yang sebenarnya penting untuk perkembangan sistem imun.
Akibatnya, risiko berbagai penyakit seperti alergi, asma, eksim, hingga penyakit autoimun, disebut menjadi lebih tinggi pada anak yang tumbuh di lingkungan yang terlalu bersih dan minim interaksi dengan alam.
Mikroba dari Alam Ternyata Penting untuk Tubuh
Tubuh manusia sebenarnya hidup berdampingan dengan triliunan mikroorganisme, baik di kulit, usus, maupun saluran pernapasan. Mikroorganisme baik ini dikenal sebagai mikrobioma.
Menurut banyak penelitian, keberagaman mikrobioma sangat penting untuk membantu sistem imun belajar membedakan mana zat berbahaya dan mana yang aman bagi tubuh.
Ketika anak terlalu jarang terpapar lingkungan alami, sistem imun disebut bisa menjadi terlalu sensitif sehingga lebih mudah bereaksi berlebihan terhadap debu, makanan, atau zat lain yang sebenarnya tidak berbahaya.
Temuan dari University of Helsinki sejalan dengan sejumlah penelitian sebelumnya. Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Science Advances pada 2020 juga menemukan bahwa anak-anak yang lebih sering berinteraksi dengan lingkungan hijau memiliki mikrobioma kulit yang lebih sehat dan sistem imun yang lebih baik.
Sementara penelitian lain menunjukkan anak yang tumbuh di pedesaan atau dekat lingkungan peternakan cenderung memiliki risiko alergi dan asma yang lebih rendah dibanding anak yang tinggal di lingkungan urban modern. Fenomena ini sering disebut sebagai farm effect.
Baca juga: Sering Sakit Saat Musim Hujan? Ini 7 Cara Jaga Imun Tubuh, Tidur Saja Nggak Cukup!
Tapi Tetap Harus Aman dan Bersih
Meski bermain di alam punya banyak manfaat, bukan berarti anak boleh dibiarkan bermain di tempat yang kotor atau berbahaya tanpa pengawasan.
Orang tua tetap perlu memastikan area bermain aman dari limbah, bahan kimia, kaca, atau sumber infeksi berbahaya lainnya.
Anak juga tetap perlu mencuci tangan setelah bermain dan menjaga kebersihan tubuh secara umum.
Namun secara keseluruhan, penelitian ini memperlihatkan bahwa membiarkan anak sesekali bermain tanah, rumput, atau alam terbuka ternyata bukan hal buruk.
Justru, paparan mikroba alami dari lingkungan bisa menjadi bagian penting dalam membantu sistem imun anak berkembang lebih optimal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/lesnois.club