Ilustrasi Frugal Living/Freepik
INDOZONE.ID - Pernah dengar nama Warren Buffett? Salah satu orang terkaya di dunia, tapi gaya hidupnya tetap sederhana. Walaupun duitnya nyaris nggak habis tujuh turunan, Buffett nggak pernah merasa harus pamer. Dari kisah beliau, kita bisa belajar frugal living yang nggak nyiksa, malah bikin hidup lebih santai dan bahagia. Gimana caranya? Yuk, kita bahas.
Frugal living itu bukannya harus hidup kayak orang kere atau pelit banget sampai nyiksa diri. Bukan juga soal nggak pernah belanja atau nggak boleh nongkrong. Frugal living itu sebenarnya seni mengatur duit dengan penuh kesadaran. Kita jadi tahu mana yang benar-benar penting dan mana yang cuma nafsu sesaat.
Contoh, beli laptop bagus buat kerja itu wajar karena itu investasi. Tapi kalau beli HP mahal cuma supaya story Instagram kelihatan keren, itu namanya buang duit. Jadi, frugal living tuh soal prioritas, bukan soal nyiksa diri.
Baca juga: Frugal Living Vs Slow Living, Mana yang Lebih Baik?
Warren Buffett punya gaya hidup yang super simpel. Masih tinggal di rumah yang sama sejak tahun 1958, nggak suka beli mobil mewah, dan hobinya makan makanan cepat saji.
Apakah hidupnya jadi nggak bahagia? Sama sekali nggak. Justru Buffett selalu terlihat santai, tenang, dan nggak panik soal uang. Kenapa? Karena dia paham apa arti cukup dan nggak tergoda buat sekadar kelihatan kaya.
Ilustrasi hidup hemat. (photo/Ilustrasi/Pexels/Karolina Grabowska)
1. Kenali bocor halus dompet
Kadang kita merasa nggak boros, padahal pengeluaran kecil kayak langganan streaming, kopi setiap hari, atau ongkir belanja online kalau dijumlahkan ternyata lumayan besar. Catat semua pengeluaran dulu supaya kita sadar mana yang sebenarnya nggak penting.
2. Bedakan keinginan sama kebutuhan
Sebelum kamu beli apa pun, coba tanya dulu: “Ini beneran bikin hidup aku makin oke, atau cuma biar kelihatan keren di mata orang?” Kalau cuma untuk kelihatan, biasanya jawabannya nggak sepadan.
3. Jangan naikkan gaya hidup tiap gaji naik
Biasanya pas gaji naik, gaya hidup juga ikutan naik. Padahal, lebih baik tambah jumlah tabungan atau investasi. Dengan begitu, kamu makin dekat sama kebebasan finansial.
4. Bangun harta tak terlihat
Buffett nggak sibuk pamer, tapi diam-diam punya aset yang menghasilkan. Mulai dari saham, properti, dana darurat, sampai skill baru. Semua ini nggak kelihatan dari luar, tapi sangat berpengaruh ke hidup.
Baca juga: Frugal Living, Konsep Hidup yang Bawa Banyak Manfaat
Banyak yang takut frugal living karena mikir hidupnya bakal susah. Padahal, inti frugal living adalah menikmati hidup dengan lebih tenang.
Kamu tetap bisa liburan, makan enak, atau beli barang yang kamu suka. Bedanya, semua itu kamu lakukan karena sadar dan terencana, bukan asal beli. Hasilnya, nggak ada rasa nyesel setelah belanja.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube/@waktuberfikir