Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 05 AGUSTUS 2025 • 11:22 WIB

Momen Ketika Warga Malang Gunakan Bahasa Daerah pada Banner Imbauan

Momen Ketika Warga Malang Gunakan Bahasa Daerah pada Banner ImbauanSebuah banner imbauan berbahasa Jawa khas Malangan mencuri perhatian pengendara yang melintas di kawasan Jembatan Pelor, Kota Malang. (Instagram/@malangraya_info)

INDOZONE.ID - Sebuah banner imbauan berbahasa Jawa khas Malangan mencuri perhatian pengendara yang melintas di kawasan Jembatan Pelor, Kota Malang, Jawa Timur.

Banner tersebut menampilkan pesan yang tak biasa namun langsung menyentil:

“Koyok celeng! Ndelujur ae gak tolah-toleh. Ono wong nyabrang, mendelik matane!”

Jika diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia, kalimat itu berarti:

Baca juga: Kirana Larasati Ikut Audisi Miss Universe Indonesia 2025 di Usia 37 Tahun, Ini Tujuannya!

“Kayak babi! Maju terus aja tidak lihat-lihat. Ada orang menyebrang, matanya cuma melotot.”

Tulisan tersebut sontak menjadi sorotan, bukan hanya karena bahasanya yang nyeleneh, tetapi juga karena pesan yang disampaikan sangat relevan dengan kondisi lalu lintas di lokasi tersebut.

Jembatan Pelor memang dikenal sebagai salah satu titik yang padat dan sering dilalui warga, termasuk pejalan kaki yang hendak menyeberang.

Imbauan ini diduga ditujukan kepada para pengendara yang sering melaju tanpa memperhatikan sekitar, hingga membahayakan pengguna jalan lain.

Baca juga: Presiden Prabowo Terbitkan Perpres, Dokter Spesialis di Wilayah Tertinggal Dapat Tunjangan Rp 30 Juta

Dengan gaya bahasa yang ceplas-ceplos dan khas warga Malang, pesan ini dinilai lebih mengena ketimbang peringatan formal.

“Kadang tulisan resmi itu diabaikan. Tapi kalau pakai bahasa gini, langsung bikin mikir, sekaligus ketawa juga,” ujar salah satu warga sekitar yang mengaku hampir setiap hari melintas di jembatan tersebut.

Unggahan foto banner itu pun mulai viral di media sosial. Banyak netizen menilai cara tersebut unik dan kreatif, bahkan bisa menjadi inspirasi untuk kampanye keselamatan di titik-titik rawan lainnya.

"Iya memang kadang tidak tidak mau mengalah motornya," ujar akun @anam***.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram/@malangraya_info

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Momen Ketika Warga Malang Gunakan Bahasa Daerah pada Banner Imbauan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!