Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 10 AGUSTUS 2025 • 08:28 WIB

Self-care Ala Pejuang Masa Kini: Merdeka dari Burnout

Self-care Ala Pejuang Masa Kini: Merdeka dari BurnoutIlustrasi burnout. (freepik)

INDOZONE.ID - Stres berlebihan bisa memicu burnout. Masalah kesehatan mental ini bisa dialami siapa saja. 

Stres dipicu karena kelelahan, banyak pikiran atau terlalu banyak mengurusi sesuatu yang menguras tenaga dan pikiran. Kalau gak diatasi secara emosional dan fisik, kamu mudah mengalami burnout.

Kamu jadi kehilangan motivasi karena merasa apapun yang kamu lakukan tidak berarti. Karena burnout terjadi secara bertahap, kamu mungkin tidak langsung menyadari gejalanya. 

Namun begitu terjadi, hal ini bisa memengaruhi mental kamu. Saatnya merdeka dari burnout dengan self care, tapi gimana caranya? Berikut sederet tipsnya yang bisa kamu simak dilansir Healthline. 

Bicara dengan Orang yang Bisa Dipercaya

Jika kamu bingung bagaimana memulai menyelesaikan masalah burnout, itu hal yang wajar. Burnout bisa terasa sangat melelahkan hingga mencari solusinya pun berat.

Saat kamu merasa sangat kelelahan pasti akan sulit mendapat solusi. Libatkan orang terdekat seperti keluarga, pasangan, atau sahabat.

“Mereka bisa membantu Anda melihat situasi dengan perspektif yang lebih objektif, kata Seorang Terapis di Los Angeles Barrie Sueskind, LMFT. 

Baca juga: 10 Pekerjaan Bergaji Tinggi yang Minim Risiko Burnout di Tahun 2025

Bicara dengan Terapis

Menghadapi burnout tidak mudah, terutama jika sudah berdampak pada hubungan pribadi dan kualitas hidup.

Terapis dapat memberikan bimbingan profesional, membantu mengidentifikasi penyebab, mengeksplorasi cara mengatasi, dan mendampingi, serta menghadapi tantangan hidup.

Burnout juga bisa memicu rasa tidak berdaya dan depresi, jadi penting untuk menemui terapis jika kamu merasa putus asa, mengalami suasana hati yang terus-menerus rendah, serta memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri atau orang lain.

Baca juga: WFH Bikin Kamu Gampang Burnout, Begini 6 Cara Mengatasinya

Tahu Batas

Membatasi waktu dan energi yang kamu berikan kepada orang lain bisa membantu kamu mengelola stres saat pulih dari burnout.

“Menerima terlalu banyak komitmen bisa membuat kewalahan,” kata Sueskind.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Healthline

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Self-care Ala Pejuang Masa Kini: Merdeka dari Burnout

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!