Mulyani Nurul, peraih penghargaan Kalpataru Tingkat Provinsi Jawa Tengah (Edelweis Ratushima)
INDOZONE.ID - Mulyani Nurul (60 tahun), warga Kampung Karang Lor RT 01/RW 15, Sukoharjo, Jawa Tengah, tak pernah lelah bergerak menyelamatkan dan menjaga alam agar tetap lestari.
Di sela-sela kesibukannya, mantan guru ini selalu punya waktu untuk pelestarian lingkungan.
Sehingga tidak berlebihan bila Pemprov Jawa Tengah mengganjarnya dengan penghargaan Kalpataru juara 1 Kategori Pengabdian Lingkungan.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi - Taj Yasin pada Peringatan Hari Ulang Tahun Propinsi Jawa Tengah yang ke 80 di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) pada Selasa, 19 Agustus 2025 yang lalu.
Baca juga: 17 Caption Singkat tentang Merantau Kuliah dalam Bahasa Inggris, Cocok Buat Anak Rantau
Di bidang Pengabdian Lingkungan, Mulyani berhasil menyisihkan 70 kandidat se-Jawa Tengah.
Wanita, yang juga seorang pelukis, ini tak pernah bisa berdiam diri. Sejak tahun 2013 sampai 2025 sekarang ia terus melakukan kegiatan penyelamatan lingkungan.
Di bidang kesehatan, Mulyani pernah mensosialisasikan sekolah sehat, lalu pernah digandeng PU Propinsi bergerak di bidang sanitasi, lalu di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di pengabdian persampahan, Proklim penanaman pohon, serta mengolah sampah organik dan non organik menjadi barang-barang yang bermanfaat untuk masyarakat.
"Apa yang saya kerjakan bersama kawan-kawan ini, semoga menginspirasi dan menular kepada pegiat lingkungan yang lain. Penghargaan ini saya persembahkan untuk masyarakat luas," kata Mulyani saat ditemui dalam sebuah kegiatan di Desa Wironanggan, Gatak, Sukoharjo, Rabu (20/8/2025).
Baca juga: Keren! Pria ini Bikin Panggung Megah hanya Bermodalkan Proyektor dari Banner Bekas
Prestasi yang ditorehkan Mulyani cukup banyak. Ia pernah juara 3 Kader Lingkungan Hidup Tingkat Kabupaten Sukoharjo, juara 2 Guru Berprestasi, juara harapan 1 Tingkat Nasional Lomba Kriya Paksi, dan lain-lain.
Mulyani berpesan agar generasi muda dan kita semua untuk tetap menjaga lingkungan.
"Ayo kita menjaga lingkungan agar tetap lestari. Kalau bukan kita siapa lagi? Meskipun banyak kendala, itu bukan halangan kita untuk tetap menjaga alam," pungkas Mulyani.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung