Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 07 OKTOBER 2025 • 15:10 WIB

Mengenal 6 Jenis Kekerasan dalam Rumah Tangga, Bukan Hanya Fisik

Mengenal 6 Jenis Kekerasan dalam Rumah Tangga, Bukan Hanya FisikIlustrasi KDRT. (Freepik)

INDOZONE.ID - Kalau ngomongin kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), yang kebayang biasanya cuma tamparan, pukulan, atau luka fisik yang kelihatan, kan? 

Padahal, KDRT itu nggak cuma soal kekerasan fisik aja, lho. Ada banyak bentuk kekerasan lain yang nggak terlihat secara kasat mata.

Justru perlakuan semacam itu berdampak jauh lebih berat dan menyakitkan, terutama buat kesehatan mental dan emosional korban.

Banyak orang nggak sadar kalau KDRT juga bisa berupa kekerasan psikologis, seksual, bahkan ekonomi yang sering kali tersembunyi dan sulit dikenali. 

Karena itulah penting banget buat kita semua tahu berbagai jenis KDRT ini supaya nggak cuma paham dari luar doang, tapi juga bisa bantu korban yang sering kali terjebak dalam kondisi yang nggak terlihat tapi sangat menyiksa. 

Baca juga: 8 Rekomendasi Buku Pengembangan Diri, Layak Dibaca Agar Hidup Lebih Tenang Tanpa Overthinking!

Yuk, kita bahas lebih dalam supaya makin paham dan makin siap untuk peduli!

1. Kekerasan Fisik: Kekerasan yang paling “kelihatan”

Kalau dengar kata kekerasan, biasanya yang langsung kebayang ya kekerasan fisik. Bentuknya macam-macam, mulai dari memukul, menendang, menampar, mendorong, sampai mencekik atau melempar barang. 

Bahkan ada juga yang sampai mengunci seseorang atau melakukan gertakan fisik yang bikin korban merasa terancam. Kalau ada bekas luka, memar, atau cedera, itu adalah tanda jelas kekerasan fisik. 

Tapi jangan salah, kekerasan fisik ini seringkali jadi kelanjutan dari kekerasan yang lebih halus dan tersembunyi sebelumnya.

Baca juga: Mahasiswa ini Sebut Pendidikan Indonesia Tertinggal 50 Tahun dari China, Unggahannya Jadi Sorotan Netizen

2. Kekerasan Psikologis/Emosional: Musuh Ga Kelihatan yang Brutal

Ini nih kekerasan yang nggak keliatan secara fisik, tapi dampaknya bisa ngerusak jiwa korban secara pelan-pelan. 

Pelaku biasanya pake kata-kata halus tapi menusuk, intimidasi yang gak jelas, atau manipulasi yang bikin korban merasa down terus. 

Contohnya, merendahkan korban dengan kata-kata seperti “Kamu bodoh” atau “Kamu nggak guna”, bikin korban ragu sama persepsinya sendiri lewat gaslighting, atau nyalahin korban atas segala masalah yang terjadi. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mengenal 6 Jenis Kekerasan dalam Rumah Tangga, Bukan Hanya Fisik

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!