INDOZONE.ID - Kalau ngomongin kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), yang kebayang biasanya cuma tamparan, pukulan, atau luka fisik yang kelihatan, kan?
Padahal, KDRT itu nggak cuma soal kekerasan fisik aja, lho. Ada banyak bentuk kekerasan lain yang nggak terlihat secara kasat mata.
Justru perlakuan semacam itu berdampak jauh lebih berat dan menyakitkan, terutama buat kesehatan mental dan emosional korban.
Banyak orang nggak sadar kalau KDRT juga bisa berupa kekerasan psikologis, seksual, bahkan ekonomi yang sering kali tersembunyi dan sulit dikenali.
Karena itulah penting banget buat kita semua tahu berbagai jenis KDRT ini supaya nggak cuma paham dari luar doang, tapi juga bisa bantu korban yang sering kali terjebak dalam kondisi yang nggak terlihat tapi sangat menyiksa.
Baca juga: 8 Rekomendasi Buku Pengembangan Diri, Layak Dibaca Agar Hidup Lebih Tenang Tanpa Overthinking!
Yuk, kita bahas lebih dalam supaya makin paham dan makin siap untuk peduli!
Kalau dengar kata kekerasan, biasanya yang langsung kebayang ya kekerasan fisik. Bentuknya macam-macam, mulai dari memukul, menendang, menampar, mendorong, sampai mencekik atau melempar barang.
Bahkan ada juga yang sampai mengunci seseorang atau melakukan gertakan fisik yang bikin korban merasa terancam. Kalau ada bekas luka, memar, atau cedera, itu adalah tanda jelas kekerasan fisik.
Tapi jangan salah, kekerasan fisik ini seringkali jadi kelanjutan dari kekerasan yang lebih halus dan tersembunyi sebelumnya.
Ini nih kekerasan yang nggak keliatan secara fisik, tapi dampaknya bisa ngerusak jiwa korban secara pelan-pelan.
Pelaku biasanya pake kata-kata halus tapi menusuk, intimidasi yang gak jelas, atau manipulasi yang bikin korban merasa down terus.
Contohnya, merendahkan korban dengan kata-kata seperti “Kamu bodoh” atau “Kamu nggak guna”, bikin korban ragu sama persepsinya sendiri lewat gaslighting, atau nyalahin korban atas segala masalah yang terjadi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber