Ilustrasi selingkuh. (Freepik)
INDOZONE.ID - Selingkuh itu topik yang nggak pernah gagal bikin drama, bisa bikin hati hancur, hubungan berantakan, dan kepercayaan runtuh seketika.
Tapi di balik semua kekacauan itu, sebenarnya ada alasan kenapa orang bisa selingkuh, yang kadang nggak kita sadari atau malah pura-pura nggak mau tahu.
Yuk, bahas bareng dengan cara santai tapi tetap serius, biar kita ngerti apa yang sebenarnya terjadi di balik perilaku selingkuh.
Bayangin Kamu dan pasangan sudah bersama tapi rasanya seakan “hidupnya berjalan sendiri”. Saat salah satu merasa nggak lagi dipedulikan, didengar, divalidasi, itu bisa jadi pintu masuk.
Baca juga: 40 Ide Nama Usaha Toko Bunga yang Cantik dan Menarik
Studi review “Love and Infidelity: Causes and Consequences” menunjukkan bahwa faktor personal dan relasional seperti, kurangnya kedekatan emosional, perhatian, dan komunikasi adalah salah satu alasan utama selingkuh.
Contohnya: Pasangan udah lama pacaran/menikah, tapi obrolannya cuma “apa kabar”, bukan “apa yang Kamu rasakan hari ini”. Lama-lama salah satu bisa merasa: “Mungkin di luar ada yang lebih peduli.”
Seks memang bukan satu-satunya alasan orang selingkuh, tapi juga bukan hal sepele. Menurut penelitian dari University of Maryland (UMD), ada delapan alasan utama kenapa orang bisa tergoda untuk selingkuh.
Beberapa di antaranya karena dorongan seksual, ingin variasi, atau situasi tertentu, misalnya lagi mabuk, liburan, atau stres yang bikin orang jadi “kebablasan.”
Kalau hubungan seks dalam pasangan mulai terasa monoton atau membosankan, sebagian orang akhirnya mencari sesuatu yang baru di luar hubungan mereka sebagai pelarian.
Hal sederhana tapi dampaknya besar: Saat seseorang merasa “cuma dicari kalau lagi butuh,” rasa kecewa bisa tumbuh, dan dari situ muncul keinginan untuk mencari “perhatian” atau “kehangatan” dari orang lain.
Dalam penelitian UMD, hal ini disebut sebagai motivasi “neglect” atau pengabaian, salah satu alasan utama orang bisa selingkuh.
Baca juga: Tak Cuma Olahraga, Hiking Makin Seru Sambil Lestarikan Lingkungan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber