INDOZONE.ID - Pernah nggak sih kamu tiba-tiba panic mode on cuma karena hal sepele. Kayak dompet ketinggalan, telat meeting, atau salah kirim chat penting?
Tenang, kamu nggak sendirian! Banyak orang memang punya sifat dasar yang panikan, alias terlalu responsif terhadap hal-hal kecil.
Merasa panik itu bukan kelemahan, tapi sinyal bahwa tubuhmu sedang overprotective. Yang penting, kamu tahu cara untuk menenangkan diri dan balik ke keadaan normal.
Kalau rasa panik sering banget muncul atau mulai ganggu aktivitas sehari-hari, nggak ada salahnya juga untuk konsultasi ke profesional biar tahu cara terbaik mengatasinya.
Menurut Psikolog Irma Gustiana, orang yang mudah panik biasanya punya otak yang selalu siaga. Hal ini bisa terbentuk dari pengalaman masa lalu, misalnya pernah dituntut harus sempurna, selalu benar, atau nggak boleh gagal.
“Kalau dari pengalaman aku ketemu banyak klien yang biasa di klinik, mostly penyebab orang panik ini karena terlalu responsif karena masalah luar biasa sampe kita sadar. Sehingga otaknya itu akan selalu dalam keadaan yang selalu siaga,” katanya di Jakarta.
Akhirnya, tubuh dan pikiran jadi gampang “terpicu” setiap kali ada masalah kecil, seolah-olah semuanya darurat. Padahal, kenyataannya sering kali nggak separah itu. Otak kita aja yang langsung kasih sinyal bahaya, padahal sebenarnya aman-aman aja.
Berikut beberapa cara simpel yang bisa kamu lakukan waktu panik mulai datang, entah karena barang ketinggalan, salah langkah, atau hal nyebelin lainnya:
Pas panik datang, coba pause dulu dan bilang ke diri sendiri. Sebuah ucapan kecil bisa bantu otak sadar bahwa kamu aman dan nggak dalam bahaya.
“Maka yang harus kita lakukan ketika muncul rasa panik, bilang aja ke tubuh kalau ini gak apa-apa kok,aku kan sudah melakukan apa yang harus dia lakukan. Karena kalau gak, panik ini bisa jadi disorder atau jadi gangguan,” ucap Irma.
Baca juga: Ibu Panik Cari Anak, Ternyata Lagi Belajar Wudu Sendiri di Kamar Mandi
Saat panik, napas biasanya jadi cepat dan pendek. Itu bikin tubuh makin tegang dan pikiran makin kacau. Coba ambil napas dalam lewat hidung selama 4 detik, tahan 2 detik, lalu hembuskan perlahan lewat mulut selama 6 detik. Ulangi beberapa kali sampai detak jantung mulai normal.
Pikiran panik sering “lari” ke mana-mana. Nah, grounding bisa bantu kamu balik ke realita. Coba sadari hal-hal di sekitar dengan lima indramu:
Teknik ini bisa bantu kamu menyadarkan diri bahwa semuanya aman dan kamu masih dalam kendali.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wawancara