INDOZONE.ID - Membicarakan soal mahar sering kali bikin calon pasangan bingung. Ada yang menganggapnya sekadar formalitas, tapi ada juga yang merasa terbebani karena dianggap sebagai simbol kemampuan finansial.
Padahal, cara menentukan mahar pernikahan yang benar bukan soal jumlah besar atau kecilnya, melainkan makna dan keikhlasan di baliknya.
Agar gak salah langkah, berikut beberapa tips menentukan mahar yang bisa kamu jadikan panduan untuk mendapatkan mahar pernikahan yang tepat.
Baca juga: Viral Pernikahan Kakek 74 Tahun dan Gadis Muda di Pacitan, Mahar Cek Rp3 Miliar Ternyata Palsu
Ilustrasi mahar pernikahan. (freepik)
Sebelum memikirkan jumlah atau bentuknya, pahami dulu apa arti mahar sebenarnya. Dalam mahar dalam Islam, mahar merupakan bentuk penghargaan dan tanggung jawab dari calon suami kepada calon istri, bukan ajang pamer kekayaan.
Banyak yang keliru mengira bahwa semakin mahal mahar, semakin tinggi pula nilai pernikahan. Padahal, justru yang paling penting adalah niat dan ketulusannya.
Mahar pernikahan yang tepat bisa sederhana tapi sarat makna, seperti perhiasan kecil, alat ibadah, atau benda yang memiliki nilai sentimental bagi pasangan. Ingat, mahar bukan ukuran gengsi, melainkan simbol kesungguhan.
Salah satu tips menentukan mahar yang sering dilupakan adalah pentingnya komunikasi. Bahas mahar dengan pasangan secara terbuka tanpa rasa sungkan. Tanyakan harapan masing-masing dan samakan persepsi tentang bentuk serta nilainya.
Kalau keluarga ikut berpendapat, tetap jaga komunikasi yang sehat. Kamu bisa menghormati pandangan orang tua tanpa harus mengorbankan kenyamanan kalian sebagai calon pasangan.
Dalam konteks cara menentukan mahar pernikahan, kuncinya ada pada kejujuran dan saling pengertian, bukan tekanan dari pihak mana pun.
Banyak calon pengantin terjebak pada gengsi saat menentukan mahar. Tidak sedikit yang rela menguras tabungan atau berutang hanya demi tampil mewah. Padahal, mahar bukan untuk menunjukkan status sosial, melainkan simbol tanggung jawab dan ketulusan.
Mahar pernikahan yang tepat seharusnya disesuaikan dengan kemampuan finansial masing-masing. Kalau kamu masih di tahap awal karier, tak ada salahnya memberi mahar sederhana yang bermakna.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Times Of India