Ilustrasi kehilangan pekerjaan. (Pexels/Tim Gouw)
INDOZONE.ID - Sudah seminggu, bahkan dua minggu, kirim CV tapi belum ada kabar dari HR? Bikin deg-degan banget, kan? Kadang kita mikir, “Udah deh, kirim CV aja, nanti pasti dipanggil”. Padahal, ikut proses saja kadang nggak cukup.
Salah satu hal yang sering kelewat sama pelamar adalah follow up ke HR. Padahal, ini bisa jadi trik jitu supaya profil kamu makin stand out di mata perekrut!
Di artikel ini, bakal dibahas kenapa follow up itu penting, kapan waktu yang pas buat follow up, serta tips biar follow up-mu efektif tapi nggak terkesan ngeyel.
Follow up ke HR, baik setelah kirim lamaran maupun wawancara, bukan cuma sekadar, “Halo, sudah ada kabar?”. Ini adalah cara cerdas untuk menunjukkan profesionalisme dan antusiasme kamu terhadap posisi yang dilamar.
Follow up yang sopan menunjukkan kalau kamu serius, rapi, dan punya soft skills yang dicari HR, sehingga terlihat sebagai kandidat yang matang dan terorganisir.
Baca juga: 6 Tanda Lolos Interview Kerja, Jadi Momen Paling Ditunggu!
HR bertemu banyak kandidat sekaligus. Follow up yang tepat waktu bisa bikin profil kamu melekat di ingatan mereka.
Kadang saat wawancara kamu lupa menjelaskan poin penting atau menjawab pertanyaan kurang maksimal. Follow up bisa jadi momen untuk melengkapinya.
Follow up juga bisa jadi ajang menambah koneksi profesional, misalnya lewat LinkedIn, yang berpotensi membuka peluang lain di masa depan.
Jadi, jangan remehkan langkah kecil ini. Efeknya bisa besar banget buat karier kamu!
Timing itu sangat penting. Follow up yang terlalu cepat bisa bikin kamu terlihat nggak sabar atau memaksa. Sementara kalau terlalu lama, HR bisa saja sudah lupa profil kamu. Berikut panduan timing yang ideal:
Kirim email “thank-you note” singkat untuk mengucapkan terima kasih atas waktunya. Ini bukan untuk cek status, tapi sebagai bentuk apresiasi profesional.
Kalau sudah lebih dari seminggu dan belum ada timeline dari HR, kamu boleh mengirim follow up sopan untuk menanyakan status aplikasi dan menunjukkan antusiasme.
Kalau saat interview kamu diberi tahu akan dihubungi kembali dalam dua minggu, tunggu sampai periode itu berlalu sebelum follow up.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Inspireambitions.com, Resumehead.com