Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 17 JANUARI 2026 • 09:45 WIB

Adrenaline Surge: Pengertian, Penyebab, Gejala, Dampak, dan Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Adrenaline Surge: Pengertian, Penyebab, Gejala, Dampak, dan Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hariIlustrasi panik. (Freepik)

INDOZONE.ID - Adrenaline surge adalah fenomena saat tubuh mengalami lonjakan adrenalin secara tiba-tiba sebagai respons terhadap situasi yang menegangkan, menakutkan, atau memacu emosi. 

Banyak orang menyebutnya sebagai sensasi “deg-degan mendadak”, tubuh yang tiba-tiba terasa sangat waspada, atau energi ekstra yang muncul secara instan.

Berikut beberapa pengertian hingga contohnya dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Sering Mati Rasa di Tangan? Jangan Panik, Ini Tips Cepat Menanganinya

Apa Itu Adrenaline Surge?

Adrenaline Surge: Pengertian, Penyebab, Gejala, Dampak, dan Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hariIlustrasi adrenaline surge. (Freepik)

Adrenaline surge adalah kondisi ketika hormon adrenalin (epinefrin) dilepaskan secara cepat dan intens oleh kelenjar adrenal, menempatkan tubuh dalam keadaan siaga. Adrenalin dikenal sebagai hormon fight-or-flight, yang membantu tubuh merespons ancaman dengan cepat.

Begitu dilepaskan, hormon ini memicu berbagai perubahan fisik: detak jantung meningkat, pernapasan lebih cepat, aliran darah ke otot meningkat, dan tubuh melepaskan gula untuk energi instan. 

Adrenaline surge berbeda dari peningkatan adrenalin biasa karena sifatnya yang tiba-tiba, intens, dan sering terasa dramatis, bahkan sebelum kita sadar sepenuhnya terhadap situasi tersebut.

Baca juga: Waspada Moms! Begini Cara Kenali Anak Alergi Kacang yang Bisa Bikin Panik

Bagaimana Adrenaline Surge Terjadi?

Proses adrenaline surge dimulai dari otak. Saat seseorang menghadapi situasi yang dianggap mengancam, otak menyalurkan informasi ke amigdala, pusat pengolahan emosi dan rasa takut. Amigdala menilai apakah situasi tersebut berbahaya. 

Jika ya, sinyal dikirim ke hipotalamus, yang bertindak sebagai pusat kendali sistem saraf dan hormon.

Hipotalamus mengaktifkan sistem saraf simpatik, yang kemudian memerintahkan medula adrenal di kelenjar adrenal untuk melepaskan adrenalin ke aliran darah. Reaksi ini memicu beberapa perubahan cepat dalam tubuh, termasuk:

- Jantung berdetak lebih cepat untuk memompa darah ke seluruh tubuh.
- Napas menjadi cepat dan pendek, memberikan lebih banyak oksigen ke otot.
- Aliran darah diarahkan ke otot utama, siap untuk bergerak.
- Hati melepaskan glukosa untuk energi instan.
- Persepsi nyeri menurun sementara, sehingga tubuh lebih tangguh menghadapi cedera.
- Produksi insulin ditekan untuk menjaga kadar gula darah tetap tinggi.

Semua perubahan ini terjadi dalam hitungan detik, bahkan sebelum kita sempat berpikir rasional, yang menjelaskan sensasi “tiba-tiba penuh energi” saat adrenaline surge.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Healthshots.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Adrenaline Surge: Pengertian, Penyebab, Gejala, Dampak, dan Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!