Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 02 FEBRUARI 2026 • 13:30 WIB

Kurang Tidur Bikin Kulit Cepat Tua? Ini Fakta dan Mitosnya

Kurang Tidur Bikin Kulit Cepat Tua? Ini Fakta dan MitosnyaRasa kantuk di siang hari bisa dipicu oleh beberapa faktor, termasuk kurang tidur, kelelahan, dan aktivitas fisik yang berlebihan. (pexels.com)

INDOZONE.ID - Selama ini, tidur sering dianggap cuma soal mengisi ulang tenaga. Padahal, waktu istirahat punya peran besar dalam menentukan apakah kulitmu tetap segar atau justru cepat menua. Istilah beauty sleep bukan sekadar mitos turun-temurun—ilmu pengetahuan membuktikan bahwa kualitas tidur sangat berpengaruh pada regenerasi kulit, pembentukan kolagen, hingga munculnya tanda penuaan dini.

Di tengah banyaknya klaim dan info simpang siur soal skincare, penting untuk tahu apa yang benar-benar terjadi pada kulit saat kita terlelap. Yuk, bedah fakta di balik tidur dan penuaan kulit!

Baca juga: Hati-hati! Kurang Tidur Bisa Memicu Penyakit Jantung, Ini Penjelasannya

Apa yang Sebenarnya Terjadi pada Kulit Saat Tidur?

Kulit Masuk Mode Perbaikan

Saat tubuh memasuki tidur nyenyak, fokus utama beralih ke proses pemulihan. Sel-sel kulit bekerja lebih aktif mengganti jaringan yang rusak akibat sinar matahari, polusi, dan stres harian. Inilah momen emas bagi kulit untuk kembali kenyal dan tampak segar.

Kolagen Diproduksi Lebih Maksimal

Kolagen berperan penting menjaga kulit tetap kencang dan halus. Menariknya, produksi kolagen alami meningkat pada malam hari. Jika waktu tidur terus dikorbankan, proses ini ikut terganggu dan membuat garis halus lebih cepat muncul.

Jam Biologis Kulit Ikut Bekerja

Kulit punya ritme alami. Di malam hari, tugas utamanya menyerap kelembapan dan nutrisi. Sebaliknya, siang hari kulit fokus melindungi diri dari paparan luar. Pola tidur yang berantakan bisa mengacaukan ritme ini dan mempercepat tanda-tanda penuaan.

Mitos dan Fakta Soal Tidur dan Penuaan Kulit

Kurang Tidur Bikin Kulit Cepat Tua? Ini Fakta dan MitosnyaMemperlambat penuaan kulit. (freepik.com)

Mitos: Beauty sleep cuma trik marketing
Fakta: Penelitian menunjukkan orang yang tidur berkualitas sekitar 7–9 jam cenderung punya kulit lebih sehat dan bercahaya dibanding mereka yang sering begadang.

Mitos: Kurang tidur bisa ditebus saat weekend
Fakta: Dampak kurang tidur bersifat menumpuk. Tidur lama sesekali tidak sepenuhnya memperbaiki efek buruk begadang yang sudah terjadi.

Mitos: Posisi tidur nggak ngaruh ke keriput
Fakta: Tekanan berulang saat tidur miring atau tengkurap bisa membentuk garis di wajah. Posisi telentang dinilai paling minim risiko untuk kulit.

Mitos: Urusan tidur dan kulit cuma penting di usia tertentu
Fakta: Efek kurang tidur bisa muncul sejak usia 20-an, mulai dari kulit kusam sampai garis halus yang datang lebih cepat.

Mitos: Skincare malam nggak perlu kalau sudah tidur cukup
Fakta: Tidur membantu proses alami kulit, tapi perawatan malam yang tepat justru memperkuat hasil regenerasi tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Drtheva.com.au

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kurang Tidur Bikin Kulit Cepat Tua? Ini Fakta dan Mitosnya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!