Ilustrasi konvensional. (freepik)
INDOZONE.ID - Istilah konvensional mungkin terdengar sederhana, tetapi penggunaannya sangat luas dalam kehidupan sehari-hari.
Kata ini sering dipakai untuk menggambarkan sesuatu yang tradisional, mengikuti kebiasaan lama, atau dilakukan berdasarkan kesepakatan umum yang telah berlangsung lama di masyarakat.
Berikut, beberapa pengertian konvensional, ciri-cirinya, contoh penerapannya di berbagai sektor, serta perbandingannya dengan metode modern.
Baca juga: Revisi adalah: Makna, Jenis, Tujuan, dan Tahapan Revisi yang Efektif dalam Berbagai Bidang
Ilustrasi guru yang mengajar di kelas. (freepik)
Secara bahasa, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, konvensional adalah sesuatu yang didasarkan pada kesepakatan umum, adat, kebiasaan, atau kelaziman yang telah lama berlaku.
Dengan kata lain, konvensional identik dengan sesuatu yang bersifat tradisional dan mengikuti pola yang sudah mapan.
Sementara itu, dalam referensi bahasa Inggris seperti Collins Dictionary, konvensional diartikan sebagai sesuatu yang lazim diterima oleh masyarakat, sesuai dengan kebiasaan umum, dan tidak bersifat baru atau inovatif.
Dari dua definisi tersebut, dapat disimpulkan bahwa konvensional memiliki makna sebagai berikut:
Konvensional bukan sekadar “cara lama”, tetapi juga sistem yang telah teruji waktu dan diterima luas oleh komunitas tertentu.
Baca juga: Pengertian Efektif: Arti, Perbedaan dengan Efisien, serta Contohnya dalam Berbagai Aspek Kehidupan
Untuk memahami lebih jelas, berikut beberapa karakteristik yang biasanya melekat pada sesuatu yang bersifat konvensional:
1. Mengikuti Tradisi atau Kebiasaan Lama
Metode konvensional cenderung mempertahankan pola yang sudah digunakan sejak lama, tanpa banyak perubahan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan Penulis