Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 06 MARET 2026 • 19:15 WIB

Storytelling: Pengertian, Fungsi, Manfaat, Struktur, Teknik, dan Cara Melakukannya Secara Efektif

Storytelling: Pengertian, Fungsi, Manfaat, Struktur, Teknik, dan Cara Melakukannya Secara EfektifIlustrasi seseorang yang sedang melakukan story telling. (freepik)

INDOZONE.ID - Bercerita merupakan aktivitas yang sudah melekat dalam kehidupan manusia sejak lama. Hampir setiap orang pernah menceritakan sesuatu kepada orang lain, baik berupa pengalaman pribadi, kisah inspiratif, maupun cerita imajinatif. 

Dalam perkembangannya, kemampuan bercerita dikenal dengan istilah storytelling. Istilah ini semakin populer karena digunakan dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, komunikasi, hingga dunia bisnis dan pemasaran. 

Agar lebih memahami konsep ini secara menyeluruh, penting untuk mengetahui pengertian storytelling, fungsi, manfaat, struktur, teknik, serta langkah-langkah dalam melakukannya. 

Baca juga: Preventif Adalah: Pengertian, Tujuan, Ciri-Ciri, dan Contoh Tindakannya

Pengertian Storytelling

Storytelling: Pengertian, Fungsi, Manfaat, Struktur, Teknik, dan Cara Melakukannya Secara EfektifIlustrasi story telling. (freepik)

Storytelling adalah proses menyampaikan cerita atau kisah kepada orang lain dengan tujuan memberikan informasi, hiburan, atau pesan tertentu. 

Istilah storytelling berasal dari bahasa Inggris yang terdiri dari dua kata, yaitu story yang berarti cerita dan telling yang berarti menyampaikan atau menceritakan. Dengan demikian, storytelling dapat diartikan sebagai aktivitas menyampaikan cerita kepada audiens.

Orang yang melakukan storytelling disebut storyteller, yaitu individu yang memiliki kemampuan untuk menyampaikan cerita dengan cara yang menarik dan mudah dipahami. Dalam bahasa Indonesia, storyteller sering disebut sebagai pencerita atau pendongeng.

Baca juga: Apresiasi adalah: Pengertian, Pandangan Para Ahli, serta Fungsi dan Tujuannya

Pada masa lampau, storytelling umumnya dilakukan secara lisan. Seorang pencerita menyampaikan kisah secara langsung kepada pendengar tanpa menggunakan media tambahan. 

Tradisi ini banyak ditemukan dalam budaya masyarakat, seperti dongeng yang diceritakan oleh orang tua kepada anak-anak sebelum tidur atau cerita rakyat yang diwariskan secara turun-temurun.

Namun, seiring perkembangan teknologi dan media komunikasi, metode storytelling mengalami perubahan. Kini cerita tidak hanya disampaikan secara lisan, tetapi juga melalui berbagai media, seperti:

- Buku dan novel
- Cerpen dan komik
- Film dan animasi
- Podcast dan video digital
- Ilustrasi atau gambar
- Media sosial

Dengan berbagai media tersebut, storytelling dapat menjangkau audiens yang lebih luas dan memberikan pengalaman yang berbeda bagi pendengar atau pembaca.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Amatan Penulis

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Storytelling: Pengertian, Fungsi, Manfaat, Struktur, Teknik, dan Cara Melakukannya Secara Efektif

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!