Ilustrasi Menghadapi Orang Toxic. (Freepik )
INDOZONE.ID - Tidak semua orang yang hadir dalam hidup kita membawa energi positif. Ada juga sosok yang diam-diam justru membuat mental menurun, emosi terkuras, bahkan membuat kita kehilangan arah. Mereka sering disebut sebagai “orang toxic” dan dampaknya tidak bisa dianggap sepele.
Lalu, mengapa orang toxic bisa sebegitu berbahayanya?
Orang toxic sering kali tidak langsung menunjukkan sisi aslinya. Di awal, mereka bisa tampak ramah, perhatian, bahkan menyenangkan. Namun, lama-kelamaan pola perilaku mereka mulai terlihat.
Ciri-cirinya? Mulai dari suka mengkritik berlebihan, mudah menyalahkan orang lain, bersikap pasif-agresif, hingga melakukan manipulasi seperti memutarbalikkan fakta alias gaslighting. Parahnya, saat dikonfrontasi, mereka justru menyalahkan balik dan berperan sebagai “korban”.
Baca juga: Bukan Drama: Orang Toxic Bisa Menghancurkan Mental dan Hidupmu Pelan-Pelan
Interaksi dengan orang toxic sering membuat kita lelah secara emosional. Mereka cenderung haus perhatian, membutuhkan validasi terus-menerus, dan sering membawa energi negatif.
Akibatnya, kita ikut terbawa suasana stres, overthinking, bahkan kehilangan semangat. Manipulasi seperti gaslighting juga membuat kita mulai meragukan diri sendiri dan menurunkan rasa percaya diri.
Banyak orang akhirnya mencoba cara seperti gray rock, bersikap datar dan tidak reaktif. Bahkan, dalam beberapa kasus, menjaga jarak atau memutus komunikasi menjadi pilihan terbaik.
Dampak hubungan toxic tidak hanya soal perasaan. Tekanan yang terus-menerus bisa memicu stres berkepanjangan, kecemasan, hingga depresi. Perlakuan yang merendahkan juga perlahan menghancurkan self-worth, membuat seseorang merasa tidak cukup baik.
Bahkan, ada yang sampai dijauhkan dari lingkungan sosial atau dihalangi untuk mencari bantuan profesional.
Ilustrasi teman toxic. (freepik)
Orang toxic kerap tidak menghargai batasan. Mereka bisa memaksakan kehendak, mengabaikan perasaan kita, bahkan meremehkan siapa kita sebenarnya.
Tujuannya adalah kontrol. Mereka ingin tetap dominan dalam hubungan. Akibatnya, hubungan menjadi penuh tekanan. Kita jadi selalu waspada, takut disakiti lagi, dan lama-lama kehilangan rasa aman.
Baca juga: Nggak Cuma Bikin Capek Hati, Orang Toxic Ternyata Bisa Mempercepat Penuaan Dini
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Psychologytoday.com