Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 15 APRIL 2026 • 15:15 WIB

Panduan Lengkap Keselamatan Kerja di Laboratorium untuk Pemula

Panduan Lengkap Keselamatan Kerja di Laboratorium untuk PemulaPanduan Lengkap Keselamatan Kerja di Laboratorium untuk Pemula (Freepik/ DC Studio)

INDOZONE.ID - Laboratorium adalah tempat untuk melakukan percobaan dan penelitian sains menggunakan alat dan bahan yang sudah disiapkan. Tujuannya agar hasil percobaan bisa diamati, dipelajari, dan dianalisis dengan aman.

Tapi, laboratorium juga bukan tempat yang bisa dianggap sepele. Ada banyak risiko seperti bahan kimia yang berbahaya, alat yang mudah pecah, atau kejadian kecil seperti tumpahan cairan yang bisa membahayakan kalau tidak hati-hati.

Karena itu, penting sekali untuk memahami aturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sejak awal. Dengan mematuhi SOP serta menggunakan alat pelindung diri (APD) yang sesuai, kegiatan praktikum dapat berjalan lebih aman dan tertib. 

Berikut ini adalah, panduan lengkap keselamatan kerja di laboratorium untuk pemula yang mudah dipahami dan bisa langsung diterapkan.

SOP Wajib Sebelum Masuk Laboratorium

Sebelum melakukan kegiatan praktikum di laboratorium, setiap orang wajib mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP). Tahap ini penting karena menjadi dasar keselamatan kerja (K3) untuk mencegah kecelakaan, paparan bahan berbahaya, serta kerusakan alat.

Berikut adalah SOP wajib yang harus dilakukan sebelum masuk laboratorium:

1. Memahami Tujuan dan Prosedur Praktikum

Sebelum masuk laboratorium, pastikan kamu sudah:

  • Membaca modul atau panduan praktikum dengan teliti
  • Memahami tujuan percobaan
  • Mengetahui langkah-langkah kerja secara urut
  • Mengidentifikasi potensi bahaya dari percobaan

2. Menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) Lengkap

APD wajib digunakan sebelum memasuki ruang laboratorium, yaitu:

  • Jas laboratorium yang tertutup rapat
  • Kacamata pelindung untuk menghindari percikan bahan kimia
  • Sarung tangan sesuai kebutuhan bahan yang digunakan
  • Masker jika bekerja dengan zat beruap atau berdebu
  • Sepatu tertutup untuk melindungi kaki dari tumpahan atau benda tajam

3. Pemeriksaan Kondisi Diri

Sebelum masuk laboratorium, pastikan kondisi pribadi dalam keadaan siap:

  • Tidak dalam keadaan lelah berlebihan atau mengantuk
  • Tidak sakit atau mengalami gangguan kesehatan serius
  • Rambut panjang diikat rapi
  • Tidak menggunakan aksesori berlebihan seperti gelang atau cincin

Baca juga: 60 Alat Laboratorium dan Fungsinya yang Wajib Diketahui

Pengenalan Alat Pelindung Diri (APD) Secara Lengkap

APD adalah perlindungan utama dalam laboratorium. Setiap alat memiliki fungsi khusus:

1. Jas Laboratorium

Jas laboratorium adalah baju khusus yang dipakai saat praktikum. Fungsinya untuk melindungi pakaian dan kulit dari tumpahan bahan kimia atau percikan saat eksperimen. Jas ini harus selalu dipakai dan dikancingkan dengan benar.

2. Kacamata Pelindung

Kacamata pelindung dipakai untuk melindungi mata dari percikan bahan kimia atau debu. Karena mata sangat sensitif, kacamata ini wajib dipakai saat bekerja dengan bahan berbahaya.

3. Sarung Tangan Laboratorium

Sarung tangan digunakan untuk melindungi tangan dari bahan kimia yang bisa menyebabkan iritasi atau luka. Sarung tangan juga membantu agar tangan tidak langsung terkena bahan berbahaya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Ruang Guru

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Panduan Lengkap Keselamatan Kerja di Laboratorium untuk Pemula

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!