Panduan Lengkap Keselamatan Kerja di Laboratorium untuk Pemula (Freepik/ DC Studio)
INDOZONE.ID - Laboratorium adalah tempat untuk melakukan percobaan dan penelitian sains menggunakan alat dan bahan yang sudah disiapkan. Tujuannya agar hasil percobaan bisa diamati, dipelajari, dan dianalisis dengan aman.
Tapi, laboratorium juga bukan tempat yang bisa dianggap sepele. Ada banyak risiko seperti bahan kimia yang berbahaya, alat yang mudah pecah, atau kejadian kecil seperti tumpahan cairan yang bisa membahayakan kalau tidak hati-hati.
Karena itu, penting sekali untuk memahami aturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sejak awal. Dengan mematuhi SOP serta menggunakan alat pelindung diri (APD) yang sesuai, kegiatan praktikum dapat berjalan lebih aman dan tertib.
Berikut ini adalah, panduan lengkap keselamatan kerja di laboratorium untuk pemula yang mudah dipahami dan bisa langsung diterapkan.
Sebelum melakukan kegiatan praktikum di laboratorium, setiap orang wajib mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP). Tahap ini penting karena menjadi dasar keselamatan kerja (K3) untuk mencegah kecelakaan, paparan bahan berbahaya, serta kerusakan alat.
Berikut adalah SOP wajib yang harus dilakukan sebelum masuk laboratorium:
Sebelum masuk laboratorium, pastikan kamu sudah:
APD wajib digunakan sebelum memasuki ruang laboratorium, yaitu:
Sebelum masuk laboratorium, pastikan kondisi pribadi dalam keadaan siap:
Baca juga: 60 Alat Laboratorium dan Fungsinya yang Wajib Diketahui
APD adalah perlindungan utama dalam laboratorium. Setiap alat memiliki fungsi khusus:
Jas laboratorium adalah baju khusus yang dipakai saat praktikum. Fungsinya untuk melindungi pakaian dan kulit dari tumpahan bahan kimia atau percikan saat eksperimen. Jas ini harus selalu dipakai dan dikancingkan dengan benar.
Kacamata pelindung dipakai untuk melindungi mata dari percikan bahan kimia atau debu. Karena mata sangat sensitif, kacamata ini wajib dipakai saat bekerja dengan bahan berbahaya.
Sarung tangan digunakan untuk melindungi tangan dari bahan kimia yang bisa menyebabkan iritasi atau luka. Sarung tangan juga membantu agar tangan tidak langsung terkena bahan berbahaya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ruang Guru