Ilustrasi hubungan toxic dengan pasangan. (freepik.com)
INDOZONE.ID - Hubungan toxic bukan cuma soal drama atau pertengkaran biasa. Di balik itu, ada dampak jangka panjang yang bisa mengubah cara seseorang berpikir, merasa, bahkan menjalani hidup.
Semakin lama seseorang bertahan dalam hubungan yang tidak sehat, semakin besar pula efeknya ke masa depan — termasuk ke hubungan berikutnya.
Masalahnya, toxic relationship sering disalahartikan hanya sebatas kekerasan fisik. Padahal, manipulasi, kontrol berlebihan, hingga permainan emosi juga termasuk bentuk toxic yang sering tidak disadari.
Dampaknya? Bisa merusak kesehatan mental, emosional, bahkan fisik.
Baca juga: Kesabaran Guru Mengajar Murid Berkebutuhan Khusus di SLBN 1 Sumbawa Ini Banjir Pujian
Berikut 5 perubahan yang sering terjadi tanpa disadari setelah seseorang keluar dari hubungan toxic:
Salah satu efek paling terasa adalah munculnya rasa curiga berlebihan. Apalagi jika dalam hubungan sebelumnya sering terjadi gaslighting—situasi di mana seseorang dibuat meragukan realitas atau pikirannya sendiri.
Akibatnya, korban jadi:
Baca juga: Penyebab Anak Cemburu pada Orang Tua, Ternyata Ini Alasannya
Di satu sisi, ini memang seperti mekanisme perlindungan diri. Tapi disisi lain, rasa curiga ini bisa merusak hubungan baru yang sebenarnya sehat.
Bagi korban hubungan toxic, kedekatan bukan lagi hal yang nyaman. Justru sebaliknya — intimasi terasa seperti ancaman.
Kenapa? Karena di masa lalu, kedekatan sering berujung pada:
Baca juga: Menangis di Tengah Tuntutan, Suster Natalia yang Viral Minta Uang Miliaran Dikembalikan
Akhirnya, banyak orang memilih “menutup diri” sebagai bentuk perlindungan. Bahkan ada yang merasa satu-satunya tempat aman hanyalah diri sendiri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Psychologytoday.com