Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 28 JULI 2026 • 15:15 WIB

Hipotesis adalah: Pengertian, Ciri, Jenis, dan Contohnya dalam Penelitian

Hipotesis adalah: Pengertian, Ciri, Jenis, dan Contohnya dalam PenelitianHipotesis Adalah: Pengertian, Ciri, Jenis, dan Contohnya dalam Penelitian (Freepik)

INDOZONE.ID - Hipotesis adalah dugaan sementara yang dibuat peneliti, untuk menjawab rumusan masalah sebelum dilakukan pengumpulan dan analisis data.

Dugaan ini nantinya akan diuji untuk mengetahui apakah benar atau tidak.

Memahami hipotesis sangat penting, terutama bagi pelajar, mahasiswa, maupun siapa saja yang sedang menyusun karya ilmiah.

Dengan hipotesis yang tepat, penelitian menjadi lebih terarah dan tujuan penelitian lebih mudah dicapai.

Nah, agar lebih paham, simak penjelasan tentang pengertian hipotesis, ciri ciri, jenis, fungsi, serta contohnya dalam penelitian berikut ini.

Pengertian Hipotesis

Secara etimologis, kata hipotesis berasal dari bahasa Yunani, yaitu hupo yang berarti "kurang dari" atau "lemah" dan thesis yang berarti "pendapat" atau "teori".

Secara umum, hipotesis diartikan sebagai dugaan sementara yang masih perlu dibuktikan kebenarannya.

Hipotesis adalah dugaan sementara yang dibuat untuk menjawab rumusan masalah dalam penelitian. Dugaan ini disusun berdasarkan teori, hasil penelitian terdahulu, atau fakta yang ditemukan di lapangan, lalu diuji melalui pengumpulan dan analisis data.

Dalam penelitian, hipotesis menjadi pedoman agar proses penelitian lebih terarah. Hipotesis membantu peneliti menentukan metode, mengumpulkan data yang relevan, serta menarik kesimpulan berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan.

Baca juga: Tujuan Penelitian: Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Contoh Penulisan

Ciri-ciri Hipotesis

Hipotesis yang baik memiliki beberapa ciri, antara lain:

1. Disusun Berdasarkan Teori

Hipotesis harus dibuat berdasarkan teori, hasil penelitian terdahulu, atau fakta yang ditemukan di lapangan. Jadi, hipotesis bukan sekadar tebakan tanpa dasar.

2. Dapat Diuji Secara Ilmiah

Sebuah hipotesis harus dapat dibuktikan melalui penelitian. Artinya, variabel yang terdapat di dalam hipotesis harus dapat diukur menggunakan data, baik melalui observasi, kuesioner, wawancara, maupun eksperimen.

3. Ditulis dengan Jelas

Kalimat hipotesis harus mudah dipahami dan tidak memiliki makna ganda. Penulisan yang jelas akan memudahkan peneliti saat melakukan pengujian.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Ruang Guru

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Hipotesis adalah: Pengertian, Ciri, Jenis, dan Contohnya dalam Penelitian

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!