kenapa gen z suka joget tiktok yang viral? Ini alasanya
INDOZONE.ID - Di era digital seperti sekarang, media sosial sudah jadi bagian yang sulit dipisahkan dari kehidupan sehari-hari, terutama bagi generasi muda, khususnya gen z.
Salah satu platform yang paling populer adalah TikTok atau aplikasi kumpulan video pendek yang hampir selalu melahirkan tren baru setiap harinya.
Dari challenge lucu sampai joget viral, konten-konten ini begitu cepat menyebar dan diikuti jutaan orang. Tapi ternyata, fenomena joget viral di TikTok bukan sekadar hiburan semata.
Di balik gerakan sederhana yang muncul di halaman For You Page (FYP), ada alasan psikologis, sosial, hingga budaya, yang membuat banyak anak muda suka ikut menari online.
Lalu, kenapa tren ini begitu digemari? Berikut beberapa faktornya.
Pertama alasan gen z suka joget virat di tiktok adalah mudahnya akses tren seluruh dunia lewat satu aplikasi, yaitu tiktok.
Salah satu contohnya, yaitu dance modern dari Korea Selatan, Amerika Serikat, hingga negara lain, bisa dengan cepat viral dan ditiru pengguna di Indonesia.
Nah dari situ banyak anak muda mengikuti trennya untuk bisa bentuk ekspresi diri, sekaligus cara agar merasa menjadi bagian dari komunitas global.
Bukan cuma soal ikut-ikutan, tapi juga soal identitas digital dan gaya hidup masa kini.
Salah satu alasan terbesar banyak orang ikut tren joget viral adalah keinginan untuk dikenal banyak orang. Fitur seperti like, komentar, dan share memberikan kepuasan tersendiri bagi sebagian anak muda.
Saat video ramai ditonton atau masuk FYP, ada rasa bangga dan validasi sosial yang didapat.
Secara psikologis, kondisi ini bisa memicu efek dopamine rush, yang merupakan sensasi senang saat mendapat respons positif.
Karena itulah, banyak pengguna terdorong untuk terus membuat konten baru demi mengejar engagement.
Salah satu kekuatan utama TikTok ada pada algoritmanya yang canggih.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Jurnal Uin-malang.ac.id