Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 06 MEI 2026 • 09:15 WIB

Arti Tanda 'Kurang Dari' dan 'Kurang Lebih' dalam Matematika Beserta Contohnya

Arti Tanda Kurang Dari dan Kurang Lebih dalam Matematika Beserta ContohnyaArti Tanda Kurang dan Kurang Lebih dalam Matematika Beserta Contohnya (gracija.me).

INDOZONE.ID - Dalam matematika, ada beberapa tanda yang sering bikin bingung karena bentuknya mirip, seperti tanda kurang dari (<), kurang lebih (±), dan kurang dari sama dengan (≤). Padahal, arti dan fungsinya berbeda.

Banyak siswa sering tertukar saat menggunakan tanda-tanda ini, terutama karena belum memahami perbedaan bentuk dan maknanya.

Padahal, jika tahu trik sederhana, simbol-simbol ini bisa diingat dengan mudah tanpa harus menghafal.

Artikel ini akan membahas tanda kurang dari, kurang lebih, dan kurang dari sama dengan dengan cara yang simpel seperti cheat sheet. Jadi, kamu bisa langsung paham arti, perbedaan, dan contoh penggunaannya dengan cepat.

Tanda Kurang dari (<)

Tanda kurang dari (<) digunakan untuk membandingkan dua bilangan. Artinya, angka di sebelah kiri memiliki nilai yang lebih kecil daripada angka di sebelah kanan. Tanda ini hanya menunjukkan satu kondisi, yaitu “lebih kecil”.

Tanda tersebut sering digunakan dalam soal perbandingan, urutan bilangan, hingga pertidaksamaan sederhana. Jika kamu salah membaca arah tanda, maka jawabanmu bisa langsung salah, jadi penting untuk benar-benar memahaminya.

Trik Cepat Menghafal

  • Bentuk "<" mirip huruf K = Kurang
  • Seperti mulut buaya yang terbuka ke angka besar

Contoh:

  • 4 < 9 → Benar (karena 4 lebih kecil dari 9)
  • 10 < 3 → Salah (karena 10 lebih besar dari 3)
  • x + 5 < 12 → x < 7 (karena 7 + 5 = 12, jadi x harus kurang dari 7)
  • 2x - 3 < 9 → x < 6 (karena 2×6 - 3 = 9, jadi x harus kurang dari 6)
  • -10 < -5 → Benar (karena -10 lebih kecil dari -5)

Baca juga: Rumus Kecepatan Lengkap dengan Contoh Soal dan Cara Menghitungnya

Tanda Kurang Lebih (±)

Tanda kurang lebih (±) adalah simbol yang menunjukkan dua kemungkinan nilai dalam satu penulisan. Simbol ini berarti suatu bilangan bisa ditambah (+) atau dikurangi (-) dengan nilai tertentu.

Tanda tersebut sering muncul dalam aljabar, terutama saat mencari akar suatu bilangan. Selain itu, dalam kehidupan sehari-hari, simbol ini digunakan untuk menunjukkan perkiraan atau batas toleransi suatu nilai.

Contoh:

  • Tinggi badan 160 ± 3 cm → 163 cm atau 157 cm (bisa lebih atau kurang 3 cm)
  • Berat badan 50 ± 2 kg → 52 kg atau 48 kg (bisa naik atau turun 2 kg)
  • Suhu 25 ± 1°C → 26°C atau 24°C (bisa lebih atau kurang 1 derajat)
  • Waktu 30 ± 5 menit → 35 menit atau 25 menit (bisa lebih lama atau lebih cepat)
  • Panjang 100 ± 2 cm → 102 cm atau 98 cm (bisa lebih atau kurang sedikit)

Tanda Kurang dari Sama dengan (≤)

Tanda kurang dari sama dengan (≤) digunakan untuk menunjukkan bahwa suatu angka bisa lebih kecil atau sama dengan angka pembandingnya. Jadi, nilai di sebelah kiri boleh lebih kecil, tetapi juga boleh sama dengan nilai di sebelah kanan.

Tanda ini merupakan gabungan dari simbol kurang dari (<) dan sama dengan (=). Artinya tidak hanya “kurang dari”, tetapi juga “boleh sama”. Karena itu, tanda ini sering digunakan saat ada batas nilai dalam soal.

Biasanya, simbol ini dipakai dalam pertidaksamaan atau aturan tertentu. Dengan tanda (≤), angka batas masih ikut dihitung, berbeda dengan tanda "<" yang tidak memasukkan angka tersebut ke dalam jawaban.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Zenius.net

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Arti Tanda 'Kurang Dari' dan 'Kurang Lebih' dalam Matematika Beserta Contohnya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!