Ilustrasi menjaga kesehatan kuku (Sumber: Freepik)
INDOZONE.ID - Kuku yang mudah patah sering dianggap masalah sepele. Banyak orang langsung menyalahkan penggunaan kuteks, aktivitas rumah tangga, atau kebiasaan mencuci tangan terlalu sering sebagai penyebab utamanya.
Padahal, kalau kuku terus-menerus dibiarkan rapuh, tipis, gampang sobek, atau bahkan lembek dan selalu patah, bisa jadi tubuh sedang memberi sinyal bahwa ada nutrisi penting yang kurang terpenuhi.
Meski paparan air dan bahan kimia tetap bisa memperburuk kondisi kuku, faktor dari dalam tubuh juga tidak boleh diabaikan.
Sebab, kuku yang sehat membutuhkan asupan nutrisi yang cukup agar bisa tumbuh kuat dan tidak mudah rusak.
Baca juga: 10 Tahapan Pembukaan Melahirkan Normal, Calon Ibu Wajib Tahu!
Kuku terbuat dari protein bernama keratin. Agar keratin terbentuk dengan baik, tubuh membutuhkan berbagai vitamin dan mineral pendukung.
Jika asupan nutrisi tidak tercukupi dalam jangka waktu lama, pertumbuhan kuku bisa melambat, teksturnya menjadi lebih lemah, dan kuku pun lebih mudah patah.
Bahkan dalam beberapa kasus, kuku bisa terlihat kusam, tipis, bergelombang, hingga mudah terbelah di bagian ujungnya.
Berikut beberapa nutrisi yang sering dikaitkan dengan kuku rapuh:
Baca juga: Eksim Sering Kambuh? Simak Penyebab dan Cara Meredakannya
Vitamin B, terutama biotin, dikenal berperan penting dalam menjaga pertumbuhan kuku agar tetap kuat. Kekurangan vitamin ini dapat membuat kuku menjadi tipis dan gampang retak.
Sumber alaminya bisa didapat dari telur, susu, pisang, salmon, dan kacang-kacangan.
Kadar zat besi yang rendah dapat mempengaruhi kesehatan kuku. Salah satu tandanya adalah kuku menjadi rapuh dan pertumbuhannya terganggu.
Zat besi bisa diperoleh dari daging merah, bayam, hati ayam, dan kacang merah. Namun, jangan langsung minum suplemen zat besi tanpa pemeriksaan medis terlebih dahulu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline