Ilustrasi Eksim Sering Kambuh. (Eliani Kusnedi)
INDOZONE.ID - Eksim merupakan masalah kulit yang membuat area tertentu terasa gatal, kemerahan, kering, bahkan mengelupas. Kondisi ini sering kambuh dan bisa muncul karena banyak hal.
Dalam dunia medis, eksim dikenal juga sebagai dermatitis atopik. Kondisi ini bisa dialami siapa saja, tapi lebih sering muncul pada anak-anak.
Biasanya, eksim muncul di area tangan, kaki, leher, dada, lutut, hingga lipatan tubuh seperti siku dan ketiak. Selain gatal, kulit juga bisa terasa sangat kering, bersisik, bahkan menebal jika sering digaruk.
Baca juga: Pakai Bra Terlalu Ketat Bisa Picu Kanker Payudara? Ini Fakta Medis yang Bikin Kaget!
Hingga saat ini, penyebab pasti eksim masih terus diteliti. Namun, ada beberapa faktor yang diketahui bisa memicu atau memperparah gejalanya.
Ada beberapa perubahan gen tertentu yang membuat lapisan pelindung kulit jadi lebih lemah, sehingga kulit mudah kering dan iritasi.
Jika ada anggota keluarga yang memiliki riwayat eksim, asma, atau alergi, risiko terkena eksim juga bisa lebih tinggi.
Pada penderita eksim, sistem imun cenderung bereaksi berlebihan terhadap alergen atau iritan tertentu. Akibatnya, kulit jadi lebih mudah meradang dan terasa gatal.
Baca juga: Suka Pakai Baju Ketat? Hati-Hati, kebiasaan Ini Bisa Picu Gangguan Kesehatan hingga Mati Rasa
Eksim juga bisa kambuh saat hormon berubah, misalnya menjelang menstruasi atau selama kehamilan.
Beberapa makanan seperti susu sapi, telur, kacang, seafood, atau kedelai bisa memicu eksim pada sebagian orang.
Cuaca terlalu panas atau dingin, udara kering, debu, bulu hewan, asap rokok, hingga serbuk sari tanaman juga bisa memicu eksim semakin parah.
Sabun, deterjen, atau produk pembersih dengan bahan kimia keras sering jadi pemicu kulit iritasi dan memicu eksim kambuh.
Pakaian berbahan wol atau kain sintetis kadang membuat kulit terasa panas dan gatal, sehingga eksim lebih mudah muncul.
Baca juga: 7 Vitamin yang Baik Diminum Setelah Sarapan, Jangan Sampai Salah Waktu!
Meski eksim sulit hilang sepenuhnya, gejalanya tetap bisa dikontrol dengan perawatan yang tepat.
Jika kulit terasa sangat gatal, hindari menggaruk terus-menerus. Coba tempelkan kompres dingin agar rasa gatal lebih reda dan kulit tidak makin iritasi.
Mandi air hangat bisa membantu menenangkan kulit, tapi jangan terlalu panas karena malah bisa membuat kulit semakin kering.
Pilih pakaian berbahan katun yang lembut dan menyerap keringat agar kulit lebih nyaman dan tidak mudah iritasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Alodokter