Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 27 MEI 2026 • 00:00 WIB

Kisah Ustaz Berdarah Jawa, Bawa Asa di Kampung Mualaf Maluku hingga Islamkan Banyak Warga

Kisah Ustaz Berdarah Jawa, Bawa Asa di Kampung Mualaf Maluku hingga Islamkan Banyak WargaUstaz Fauzan di Kampung Mualaf, Pulau Buru, Maluku. (INDOZONE/Samsudhuha Wildansyah)
INDOZONE.ID 
- Ustaz Fauzan Abdurahman nampaknya menghabiskan banyak umurnya untuk berdakwah di daerah pelosok, terpencil di Maluku.

Dia kini terkenal sebagai sosok yang sudah banyak mengislamkan warga di Kampung Mualaf.

Bersama tim Dompet Dhuafa pada momen Idul Adha, jurnalis Indozone mendatangi daerah terpencil bahkan daerah pelosok di Maluku yakni Desa Wabloi Adat, Kampung Mualaf, Pulau Buru, Maluku.

Di sana, tim mengunjungi masjid pertama yang dibangun oleh Dompet Dhuafa.

Indozone mengulik lebih dalam sosok yang berperan dalam hal agama Islam di wilayah itu.

Dengan motor pemberian Dompet Dhuafa, Ustaz Fauzan tiba di Masjid Nurul Jadid dengan senyum ramahnya.

Baca juga: Jangan Salah Panggil! Ini Perbedaan Habib, Syekh, Kiai, Ustaz, dan Gus di Indonesia

Memulai Pendidikan di Pesantren

Ustaz Fauzan memulai pendidikan agamanya di sebuah Pesantren di Mojokerto, Jawa Timur. Ya, dia memang berdarah Jawa tulen.

Karirnya dimulai pada tahun 2005. Keluar dari tempatnya menggali ilmu agama, dia ikut bekerja di sebuah tempat percetakan di Papua.

"Bos kemudian kaget dengan kerja saya karena saya pagi sudah nyalakan mesin banyak pelanggan, lima bulan kemudan buka cabang di Timika juga dekat pesantren. Habis itu buka lagi habis subuh dan pelanggan banyak, ASN, anak sekolah, kuliah dan bos senang, omzet meningkat," kata Ustaz Fauzan saat berbincang di lokasi, Selasa (26/5/2026).

Perjalanannya sampai ke tahap ceramah di tingkat lingkungan di sana. Dia acap kali mengisi khutbah Jumat.

Direkrut DAI PT Freeport hingga Ceramah di TNI AD

Karirnya meningkat saat dirinya lolos seleksi DAI lokal untuk PT Freeport. Pekerjaan itu pun tidak berlanjut karena dirinya mengalami sakit pendarahan lambung hingga memutuskan resign.

Selang waktu, dia masuk ke dalam pesantren hingga mengisi dakwah di TNI AD yang ada di Papua pada tahun 2010 hingga dua tahun lamanya.

Ditipu Bisnis Emas

Di Papua, dia mendapat jodoh yang merupakan wanita asli Desa Wabloi Adat. Dari sinilah gebrang dirinya di Kampung Mualaf terbuka.

Fauzan memutuskan untuk berlibur ke Pulau Buru dan tertarik bisnis emas di sana pada tahun 2012.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kisah Ustaz Berdarah Jawa, Bawa Asa di Kampung Mualaf Maluku hingga Islamkan Banyak Warga

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!