Fakta Tentang Bahasa Jerman (rawpixel.com/magnific.com)
INDOZONE.ID - Pernah kepikiran nggak sih buat belajar bahasa asing baru selain bahasa Inggris? Banyak orang mulai melirik bahasa lain pas mau kuliah, kerja, atau sekadar buat liburan ke luar negeri. Kalau kamu lagi cari opsi yang antimainstream tapi high value, bahasa Jerman atau Deutsch bisa jadi pilihan yang gokil banget.
Nggak cuma keren pas diucapin, bahasa ini punya banyak banget hal seru yang bikin geleng-geleng kepala. Kenapa bisa begitu? Karena bahasa Jerman terkenal karena kompleksitasnya yang puitis sekaligus deskriptif banget. Biar kamu nggak penasaran, yuk kita bongkar fakta tentang bahasa Jerman yang pastinya bakal bikin kamu makin tertarik buat mempelajarinya!
Baca juga: 6 Alasan Belajar Bahasa Jerman: Investasi Karier, Edukasi, dan Pengalaman Global
Menyelami bahasa baru emang butuh effort, tapi kalau bahasanya seunik ini, proses belajarnya pasti bakal seru abis. Ini dia daftar fakta tentang bahasa Jerman yang wajib kamu tahu:
Banyak yang ngira kalau bahasa Inggris adalah bahasa yang paling mendominasi di Eropa. Padahal, fakta unik tentang Jerman dan bahasanya menunjukkan kalau Deutsch adalah bahasa ibu (penutur asli) nomor satu yang paling banyak digunakan oleh penduduk di kawasan Uni Eropa. Ada sekitar 90 hingga 100 juta orang yang menggunakan bahasa ini sebagai bahasa utama mereka sehari-hari.
Jangan salah kaprah dan mikir kalau bahasa ini cuma kepakai di Jerman doang. Faktanya, bahasa Jerman juga berstatus sebagai bahasa resmi dan bahasa nasional di negara-negara keren lainnya.
Kamu bisa memakai bahasa ini dengan santai saat jalan-jalan ke Austria, Swiss, Luksemburg, Liechtenstein, hingga sebagian wilayah Belgia dan Italia.
Kalau di bahasa Indonesia atau bahasa Inggris huruf kapital cuma dipakai di awal kalimat atau nama orang, aturan di bahasa Jerman beda banget.
Di sini, semua kata benda (noun) wajib ditulis pakai huruf kapital di depannya tanpa terkecuali. Jadi, jangan heran kalau kamu baca teks atau koran Jerman dan nemu banyak huruf besar bertebaran di mana-mana.
Ini nih salah satu fakta tentang bahasa Jerman yang paling sering bikin pusing sekaligus takjub. Kata benda di bahasa ini nggak cuma dibagi jadi maskulin atau feminin doang, tapi ada tiga gender sekaligus! Mereka memakai kata sandang der buat maskulin, die buat feminin, dan das buat netral. Uniknya, gender ini murni aturan tata bahasa (grammatical), jadi benda mati pun bisa punya gender yang kadang nggak masuk akal secara logika.
Baca juga: Upgrade Skill untuk Melamar Kerja, Ini 5 Tips Cepat Belajar Bahasa Asing
Bahasa Jerman itu terkenal banget sama yang namanya compound words alias kata benda majemuk. Orang Jerman suka banget menggabungkan beberapa kata dasar jadi satu kata baru yang super panjang demi menjelaskan sesuatu secara spesifik.
Contoh gampangnya, kata sarung tangan di bahasa Jerman dibentuk dari gabungan kata "tangan" (Hand) dan "sepatu" (Schuh), sehingga jadinya Handschuh (sepatu tangan). Kreatif banget, kan?
Efek dari hobi menggabungkan kata tadi membuat bahasa Jerman pernah punya kata super panjang yang terdiri dari 63 huruf! Kata itu adalah Rindfleischetikettierungsüberwachungsaufgabenübertragungsgesetz yang artinya undang-undang tentang pelimpahan tugas untuk pengawasan marka ternak dan pemberian label daging sapi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber