Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 15 JULI 2026 • 12:15 WIB

Kalimat Pasif: Pengertian, Ciri-ciri, Struktur, dan Contohnya

Kalimat Pasif: Pengertian, Ciri-ciri, Struktur, dan ContohnyaKalimat Pasif: Pengertian, Ciri-Ciri, Struktur, dan Contohnya (Freepik )

INDOZONE.ID - Kalimat pasif merupakan salah satu materi dasar dalam pelajaran Bahasa Indonesia yang sering dijumpai dalam percakapan maupun tulisan.

Jenis kalimat ini digunakan untuk menekankan objek atau pihak yang menerima suatu tindakan.

Agar lebih mudah memahaminya, simak penjelasan tentang pengertian, ciri-ciri, struktur, dan contoh kalimat pasif berikut ini.

Pengertian Kalimat Pasif

Kalimat pasif adalah jenis kalimat yang subjeknya dikenai suatu tindakan atau pekerjaan. Berbeda dengan kalimat aktif yang menempatkan subjek sebagai pelaku, pada kalimat pasif subjek berperan sebagai pihak yang menerima tindakan.

Dalam bahasa Indonesia, kalimat pasif umumnya ditandai dengan penggunaan imbuhan di- atau ter- pada kata kerja.

Kalimat ini digunakan saat pelaku tidak diketahui, tidak perlu disebutkan, atau untuk menekankan objek yang dikenai tindakan.

Ciri-ciri Kalimat Pasif

Kamu bisa mengenali sebuah kalimat pasif di dalam teks dengan memperhatikan karakteristik khusus berikut:

1. Subjek Menjadi Penerima Tindakan

Pada kalimat pasif, subjek bukan orang yang melakukan tindakan, melainkan yang menerima tindakan tersebut. Jadi, fokus kalimat lebih mengarah pada orang atau benda yang dikenai suatu pekerjaan.

2. Predikat Menggunakan Imbuhan Khusus

Kalimat pasif biasanya menggunakan kata kerja yang diawali imbuhan di-, ter-, atau ke-an. Imbuhan ini menjadi tanda bahwa subjek sedang menerima tindakan atau mengalami suatu keadaan.

3. Dapat Menggunakan Kata "Oleh"

Kalimat pasif sering memakai kata oleh untuk menunjukkan siapa yang melakukan tindakan. Namun, kata oleh tidak selalu harus digunakan.

Jika pelakunya sudah jelas atau tidak perlu disebutkan, kalimat tetap benar tanpa kata tersebut.

4. Berasal dari Kalimat Aktif Transitif

Kalimat pasif biasanya berasal dari kalimat aktif yang memiliki objek. Saat diubah menjadi pasif, objek pada kalimat aktif menjadi subjek, sedangkan kata kerjanya berubah menjadi bentuk pasif.

5. Lebih Menekankan Objek yang Dikenai Tindakan

Kalimat pasif lebih menonjolkan orang atau benda yang menerima tindakan daripada pelakunya. Karena itu, kalimat pasif sering digunakan jika yang ingin dibahas adalah hasil tindakan atau objek yang dikenai tindakan.

Baca juga: Majas Hiperbola Adalah: Pengertian, Ciri, dan Contoh dalam Kalimat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Ruang Guru

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kalimat Pasif: Pengertian, Ciri-ciri, Struktur, dan Contohnya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!