INDOZONE.ID - Nike baru saja mengumumkan bahwa CEO John Donahoe akan mundur dari jabatannya pada 13 Oktober 2024, dan posisinya akan diambil alih oleh Elliott Hill, yang mengawali kariernya di perusahaan ini sebagai seorang magang.
Perjalanan karier Hill di Nike, yang dimulai dari bawah, kini membawanya ke puncak tertinggi sebagai CEO setelah 32 tahun.
Elliott Hill pertama kali bergabung dengan Nike pada tahun 1988 sebagai Apparel Sales Representative, sebuah posisi magang yang menjadi pintu masuknya ke perusahaan raksasa olahraga tersebut.
Baca Juga: Umur 30 Tahun Jadi CEO, Pebisnis Muda Ini Beberkan Rahasianya
Seiring berjalannya waktu, Hill secara bertahap naik pangkat dan memegang berbagai peran penting di Nike, termasuk memimpin pasar di Eropa dan Amerika Utara.
Di bawah kepemimpinannya, Nike berhasil meraih pendapatan hingga US$ 39 miliar, sebuah pencapaian yang menegaskan kemampuannya dalam mengelola dan memperluas bisnis perusahaan.
Pada tahun 2020, Hill sempat memutuskan untuk pensiun setelah mengabdikan dirinya selama lebih dari tiga dekade di Nike.
Namun, pada tahun 2024, ia kembali dan dipilih untuk menggantikan posisi John Donahoe sebagai CEO, sebuah keputusan yang menandai puncak perjalanan kariernya yang luar biasa di perusahaan.
Sebagai CEO baru, Hill akan menerima gaji tahunan sebesar US$ 1,5 juta.
Kisah Elliot Hill ini menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang, terutama karena menunjukkan bahwa kerja keras, ketekunan, dan komitmen jangka panjang dapat membuka pintu bagi kesuksesan yang luar biasa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: LinkedIn