Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 17 JANUARI 2025 • 13:17 WIB

Riset Unik Perilaku Gen Alpha, Lansia hingga Inklusivity di Dunia Pemasaran

Riset Unik Perilaku Gen Alpha, Lansia hingga Inklusivity di Dunia PemasaranIlustrasi lansia, milenial dan gen alpha. (Freepik)

INDOZONE.ID - Gen alpha memiliki karakter yang berbeda dibanding generasi lain. Setiap hari teknologi sangat mempengaruhi dunia sekitarnya.

Luma Insights, platform digital marketing yang menyasar berbagai generasi ini melakukan riset sederhana, seputar perilaku gen alpha, lansia, serta inklusivity. Riset dilakukan pada November 2024 dan dirilis pada 2025.

COO Pantarei Sismita Sasmita mengatakan, di dunia marketing perilaku tentang gen alpha belum banyak dibicarakan. Padahal gen alpha menjadi peluang market yang besar bagi sebuah brand atau community.

"Gen alpha bisa menjadi next market. Mereka memandang dunia ini penting, lihat sosok figur dan gender bagaimana brand berkomunikasi dan touching the hearth," kata Sismita dalam acara Perayaan 21 Tahun Pantarei di Jakarta.

Riset Unik Perilaku Gen Alpha, Lansia hingga Inklusivity di Dunia PemasaranCOO Pantarei Sismita Sasmita. (Indozone)

Baca Juga: Fakta Unik Gen Alpha: Apa Bedanya dengan Gen Z?

Selain itu, gen alpha juga identik punya pengalaman mendalam (immersive experience). Mereka menganggap dunia nyata dan dunia maya tidak ada perbedaan.

Karena itu, pelaku digital marketing sudah harus menyasar gen alpha. Salah satunya dengan membuat konten kreatif dan edukatif yang penting untuk mereka di sosial media.

"Kita manfaatkan komunikasi dengan konten, berbagai macam dinamika penemuan. Untuk brand kita ciptakan aspirasi untuk gen alpha ini, itu semua ada alasan positif," terangnya.

Menurut Sismita, karakter setiap generasi itu berbeda. Milenial dan gen z itu mirip, tapi dengan gen alpha ada perbedaan.

“Kalau pengalaman dengan brand, kita berikan value for money, kenapa kita beli produk A, bisa menguntungkan kita atau tidak. Belum banyak yang doing own dan mereka selalu sisi keuntungan apa yang gue bayarin, gen z sedikit mirip dengan gen alpha, tapi gen alpha lebih keras dan arahannya lebih ekstrem lagi," ungkapnya.

Baca Juga: Riset BKKBN: Keluarga di Indonesia Dinilai Tetap Bahagia Walaupun Kondisi Ekonomi Rendah

Hasil riset lain

Berikutnya, Luma Insights juga melaporkan riset dengan responden lansia dan kaum inclusivity. Seperti apa?

"Selain gen alpha, kita juga bgobrol sama bapak dan ibu yang lebih mature. Ternyata banyak orang yang mature masih bekerja, bahkan di Indonesia pensiun di usia 59 tahun," ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Riset Unik Perilaku Gen Alpha, Lansia hingga Inklusivity di Dunia Pemasaran

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!