Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 21 JANUARI 2025 • 19:55 WIB

Ada Dukun AI di Korea: Inovasi Unik, Kombinasi Kecerdasan Buatan dan Tradisi Spiritual

Ada Dukun AI di Korea: Inovasi Unik, Kombinasi Kecerdasan Buatan dan Tradisi SpiritualIlustrasi AI.

INDOZONE.ID - Bagaimana jika kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dikombinasikan dengan tradisi spiritual? Ternyata menghasilkan inovasi menarik, yakni Dukun AI di Korea Selatan (Korsel).

Dukun AI menggabungkan kecerdasan buatan dengan konsep yang lebih mendalam dari astrologi dan ramalan. 

Ada Dukun AI di Korea: Inovasi Unik, Kombinasi Kecerdasan Buatan dan Tradisi SpiritualIlustrasi AI.

Sebelumnya, ada aplikasi bernama SajuGPT yang sempat mencuri perhatian banyak orang di Korea. 

Aplikasi ini memungkinkan siapa saja untuk mendapatkan konsultasi astrologi melalui platform, seperti ChatGPT atau KakaoTalk, hanya dengan memasukkan tanggal lahir dan pertanyaan. 

Tak heran jika aplikasi ini banyak digunakan jelang akhir tahun lalu untuk mencari panduan hidup, layaknya berkonsultasi dengan dukun tradisional.

Baca Juga: 10 Kursus AI Terpopuler di Indonesia 2024: Mana Pilihan Kamu?

Namun, Dukun AI membawa pengalaman ini ke level yang berbeda. Dikembangkan oleh tim riset di KAIST yang dipimpin oleh Profesor Nam Taek Jin, Dukun AI bukan hanya sekadar aplikasi di layar ponsel. 

Sebaliknya, tim ini merancang sebuah kuil mini berukuran satu meter persegi, lengkap dengan elemen-elemen spiritual khas, seperti lukisan, pita berwarna-warni, lonceng, dan lilin. 

Pengguna cukup memasukkan informasi pribadi melalui tablet yang tersedia, kemudian duduk nyaman di atas bantal. Selanjutnya, kamu bisa memulai percakapan dengan Dukun AI.

Keunikan dari Dukun AI terletak pada kemampuannya untuk menggabungkan ilmu astrologi dengan teknologi kecerdasan buatan. 

Jika pertanyaan makin rinci, jawaban pun bakal lebih mendalam. Teknologi ini tidak hanya memberikan ramalan, tetapi juga mengajak pengguna untuk menjelajahi bagaimana mereka berinteraksi dengan AI.

Nah, bagi sebagian orang, interaksi dengan Dukun AI terasa lebih dari sekadar teknologi biasa karena interaksi yang berbeda.

Penelitian yang dilakukan oleh tim KAIST ini, bertujuan untuk mempelajari bagaimana manusia dapat merasakan keterhubungan dengan AI dengan dimensi lebih luas dari teknologi pada umumnya. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Naver

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Ada Dukun AI di Korea: Inovasi Unik, Kombinasi Kecerdasan Buatan dan Tradisi Spiritual

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!