Ilustrasi bersepeda di pagi hari (Unsplash/@ocen)
Bersepeda menjadi olahraga populer saat ini, terutama di tengah pandemi Covid-19. Tidak hanya sebagai tren, ada banyak manfaat bersepeda untuk kesehatan tubuh, salah satunya membantu membakar kalori.
Selain itu, alasan mengapa bersepeda secara rutin sehat untuk tubuh karena diklaim dapat meminimalisir risiko terserang berbagai penyakit, termasuk kanker dan diabetes.
Aktivitas bersepeda setiap hari secara rutin memiliki dampak positif bagi kesehatan tubuh. Apa saja manfaat bersepeda bagi tubuh? Yuk, langsung simak ulasannya dalam artikel berikut.
Manfaat bersepeda diklaim dapat membantu membakar kalori tubuh, di mana setiap orang butuh kalori yang berbeda berdasarkan jenis kelamin, berat badan, tinggi badan dan usia.
Namun secara umum, wanita membutuhkan sekitar 2000 kalori per hari, sementara pria rata-rata membutuhkan asupan 2500 kalori per hari.
Untuk membakar lemak tubuh, idealnya setiap orang perlu mengurangi 500 kalori setiap hari. Lalu, berapa banyak kalori yang terbakar saat mengendarai sepeda?
Mengurangi kalori dengan bersepeda sendiri bergantung pada kecepatan dan stabilitas saat mengendarai sepeda.
Laman healthline menyebutkan, sebagai aturan umum semakin cepat kecepatan seseorang bersepeda, semakin banyak kalori yang cenderung dibakar karena tubuh menggunakan lebih banyak energi saat bergerak lebih cepat.
Menurut Universitas Harvard, bersepeda dengan kecepatan rata-rata 12 hingga 13,9 mil per jam akan menyebabkan seseorang dengan berat 155 pound membakar 298 kalori dalam 30 menit.
Kemudian dengan kecepatan bersepeda 14 hingga 15,9 mil per jam, seseorang dengan berat yang sama akan membakar 372 kalori.
Bersepeda rutin setiap hari dapat meningkat hormon endorfin pada tubuh. Endorfin adalah hormon yang bisa memunculkan rasa nyaman sekaligus membangun suasana hati (mood) positif. Sehingga, rutin bersepeda akan membantu menurunkan tingkat stres.
Fungsi kognitif atau daya pikir otak pada dasarnya dapat ditingkatkan melalui kebiasaan sehat sehari-hari, termasuk bersepeda. Karena bersepeda dapat meningkatkan aliran darah dari tubuh menuju otak.
Untuk mendapatkan manfaat bersepeda bagi kesehatan otak, kamu bisa lakukan olahraga sepeda sekitar 45 sampai 60 menit setiap hari, minimal 4 kali dalam seminggu.
Penyakit kanker dan diabetes dapat diminalisir dengan rutin menerapkan pola hidup sehat, makan teratur, dan ditambah rutinitas bersepeda minimal 30 menit setiap hari.
Menurut studi yang diterbitkan di Journal of American Medical Association menunjukkan bahwa seseorang yang memiliki tubuh bugar berisiko lebih rendah terkena kanker paru dan kanker kolorektal.
Selain itu, studi lain menyebutkan manfaat bersepeda teratur bagi kesehatan, salah satunya bisa mengurangi risiko kanker usus, kanker payudara, hingga diabetes tipe 2.
Manfaat sehat bersepeda ternyata dapat meningkatkan kemampuan berhubungan seksual seseorang, sebagaimana disebutkan oleh Dr Matthew Forsyth, ahli urologi dan pengendera sepeda dari Portland, Oregon.
"Semua otot ini (yang dibentuk saat bersepeda) digunakan selama hubungan seksual. Semakin baik mengembangkan otot-otot ini, hubungan seksual yang lebih lama," demikian kata Dr Matthew Forsyth.
Sering mengalami kesulitan tidur di malam hari atau insomnia? Coba deh mulai sekarang rutin berolahraga sepeda selama 20-30 menit, minimal setiap dua hari sekali.
Dengan rutin bersepeda, gangguan tidur malam hari yang kamu alami akan terminimalisir. Efek baiknya tentu saja berpengaruh pada waktu tidur kamu yang lebih cepat dan kualitas tidur pun meningkat.
Selain itu, usahakan bersepeda di pagi hari, terutama di waktu saat matahari belum begitu terik. Karena ini dapat membantu jam biologis tubuh kembali normal dan menyingkirkan hormon kortisol (hormon penyebab susah tidur atau insomnia).
Nah, itulah beberapa manfaat bersepeda bagi kesehatan tubuh serta alasan sehatnya bersepeda bagi tubuh yang #KAMUHARUSTAU. Yuk, terapkan pola hidup sehat dimulai dari rutin bersepeda setiap hari!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: