Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 20 OKTOBER 2024 • 08:15 WIB

Paling Sering Terjadi, Ternyata Ini 4 Penyebab Seseorang Alami Kematian Jantung Mendadak

 

Paling Sering Terjadi, Ternyata Ini 4 Penyebab Seseorang Alami Kematian Jantung MendadakIlustrasi seseorang alami kematian jantung mendadak.

INDOZONE.ID - Seseorang yang kondisi tubuh sebelumnya baik-baik saja, secara mengejutkan bisa saja meninggal dunia. Entah orang itu sedang dalam kondisi berjalan, duduk, atau bahkan tertidur.

Menurut Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Bobby Arfhan Anwar, kondisi tersebut umumnya terjadi akibat kematian jantung mendadak atau Sudden Cardiac Death (SCD). Sehingga, jika hal itu terjadi dan lama untuk ditangani, maka nyawa seseorang tidak akan tertolong.

Apa Itu Kematian Jantung Mendadak (SCD)?

Bobby menjelaskan, kematian jantung mendadak merupakan kondisi di mana jantung yang awalnya berdetak secara normal, secara tiba-tiba berenti berdetak. 

Kondisi ini dapat menyerang siapa saja, baik orang yang terlihat sehat, maupun yang memiliki riwayat penyakit jantung. Bahkan, kejadian ini sering dialami orang yang sebelumnya tidak terdiagnosis dengan masalah jantung serius.

Baca Juga: Benarkah Pekerja Shift Malam Lebih Rentan Terhadap Penyakit Jantung? Ini Penjelasannya

Penyebab Utama Kematian Jantung Mendadak

Dokter yang berpraktik di RSUP Dr. M. Jamil, Padang ini menyampaikan, sebenarnya ada banyak penyebab yang bisa terjadi akibat kematian jantung mendadak tersebut. 

“Tapi ada empat penyabab tersering terjadinya kasus kematian jantung mendadak,” ucap Bobby dikutip Indozone, dari video yang diunggah ke akun Instagram pribadinya.

1. Serangan Jantung (Acute Myocardial Infarction) 

Serangan jantung terjadi ketika adanya sumbatan mendadak pada pembuluh darah arteri koroner, yang bertugas memberikan makanan oksigen ke otot jantung. Sumbatan ini terjadi akibat adanya robekan plak aterosklerosis yang terbentuk di dalam pembuluh darah. 

“Plak ini terbentuk akibat adanya faktor risiko yang tidak dikontrol selama kurang lebih 10 tahun. Seperti merokok, hipertensi, diabetes, ataupun kolesterol yang tinggi,” katanya.

Bobby melanjutkan, plak tersebut bisa suatu waktu mengalami ketidakstabilan. Kemudian, ketika terjadinya robekan, maka ini mencetuskan penggumpalan darah di dalam arteri koroner. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram/dr.bobbyjantung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Paling Sering Terjadi, Ternyata Ini 4 Penyebab Seseorang Alami Kematian Jantung Mendadak

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!