INDOZONE.ID - Penyakit ginjal kronis (PGK) sering kali menyebabkan rasa lelah yang berlebihan, dan berdampak pada kualitas hidup penderitanya. Anemia dan berbagai faktor lain, menjadi penyebab utama kelelahan ini.
Menerapkan gaya hidup sehat serta memenuhi kebutuhan nutrisi, dapat membantu mengelola gejala tersebut.
Dikutip dari situs Healthline, penderita penyakit ginjal kronis sering mengalami kelelahan yang berkepanjangan, bahkan setelah istirahat yang cukup.
Menurut penelitian pada tahun 2021, sekitar 20 persen hingga 91 persen penderita PGK mengalami kelelahan. Di antara mereka, 5 persen hingga 24 persen mengalami kelelahan yang parah.
Risiko tersebut semakin meningkat, seiring dengan perkembangan penyakit ke tahap yang lebih lanjut. Salah satu penyebab utama kelelahan pada PGK adalah anemia.
Baca Juga: Hati-Hati Dehidrasi Saat Puasa: Tips Minum yang Aman untuk Ginjal
Hal itu terjadi akibat rendahnya kadar hormon eritropoietin. Hormon ini berperan dalam produksi sel darah merah, dan ketika kadarnya menurun, tubuh kekurangan oksigen, sehingga menimbulkan rasa lelah.
Faktor lain yang mempengaruhi kelelahan pada PGK meliputi:
Selain itu, penderita PGK juga berisiko lebih tinggi mengalami kondisi kesehatan lain, yang dapat memperparah kelelahan. Misal, penyakit jantung, diabetes, depresi, dan gangguan kecemasan.
Ilustrasi orang kelelahan akibat penyakit ginjal kronis.
Penderita PGK sering kali memiliki penyakit penyerta yang perlu dikelola secara baik untuk mengurangi kelelahan. Rutin berkonsultasi dengan dokter, sangat penting untuk memantau perkembangan penyakit, dan menyesuaikan pengobatan jika diperlukan.
Jika terjadi perubahan signifikan dalam tingkat energi atau kesehatan secara keseluruhan, segera informasikan kepada dokter. Mereka akan membantu menentukan apakah penyebabnya PGK, atau kondisi lain yang memerlukan perawatan khusus.
Tidur yang cukup sangat penting untuk meningkatkan energi dan konsentrasi. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) merekomendasikan orang dewasa untuk tidur setidaknya 7 jam per malam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline