Menkes Budi Gunadi Sadikin. (BPMI Setpres/Muchlis Jr)
Menkes Budi Gunadi Sadikin dipanggil Presiden Prabowo ke Istana Merdeka, Jakarta. Menkes melaporkan situasi terkini kasus baru Covid-19, imbas dari lonjakan angka kejadian di berbagai negara Asia.
Ia menegaskan, walau di Asia terjadi peningkatan kasus baru Covid-19, masyarakat diimbau untuk tidak panik. Sebab varian baru Covid-19 yang merebak di Asia ini relatif tidak mematikan.
“Tapi ini adalah varian-varian yang relatif tidak mematikan. Jadi enggak usah terlalu dikhawatirkan supaya masyarakat enggak panik,” ucap Menkes dilansir dari laman resmi presidenri.go.id.
Baca Juga: Laporan Kasus Baru Covid-19 di 5 Negara, Bagaimana Indonesia?
Sebelumnya dilaporkan, kejadian kasus baru Covid-19 di Indonesia selama periode 25-31 Mei, terdapat penambahan 7 kasus COVID-19, menurut data Kemenkes RI.
"Pada 25-31 Mei, positivity rate sebesar 2,05 persen. Artinya dari 100 orang yang diperiksa, terdapat 2 orang yang hasilnya positif COVID-19," ujar Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan RI Aji Mulawarman. saat dihubungi, Selasa (3/6/2025).
Baca Juga: Menkes: Kasus Baru Covid-19 Dampaknya Mirip Flu Biasa
Kemenkes RI juga melihat adanya kenaikan kasus di Provinsi Banten, Jakarta dan Jawa Timur. Sebenarnya pada awal tahun 2025, Kemenkes juga mencatat ada 72 kasus Covid-19.
Dalam menghadapi situasi Covid-19 yang kini naik lagi di Asia, masyarakat diminta untuk kembali melakukan protokol kesehatan dan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS). Dengan memakai masker, cuci tangan pakai sabun, menjaga imunitas, rajin olahraga dan mengatur pola makan yang sehat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Presidenri.go.id