Rabu, 02 JULI 2025 • 12:24 WIB

Psikolog Bongkar Bahaya Buruk Anak-anak Keasyikan Nonton YouTube Short

Author

Psikolog Saskhya Aulia Prima. (Indozone/Dewi)

INDOZONE.ID - Anak-anak sering keasyikan scroll YouTube Short dan kadang gak ada pantauan dari orangtua. Keasyikan nonton YouTube Short, bisa berdampak buruk untuk tumbuh kembang anak loh.

Dalam acara Diskusi Keluarga Cerdas Berinternet Bareng Google dan YouTube, Kamis (1/7/2025), Psikolog Saskhya Aulia Prima membeberkan sederet bahaya anak di bawah usia 10 tahun yang nonton YouTube short. Tapi catatannya gak cuma video YouTube, tapi untuk semua jenis video lain di platform media sosial.

“Sebenernya Shorts or any forms yang video pendek gitu ya, efek buruknya cukup banyak. Konsentrasi anak gak nambah, karena mereka kebiasaan. Kedua itu lebih ke masalah emosional,” kata Saskhya saat ditemui di Urban Forest Jakarta.

Baca juga:  7 Sayuran yang Perlu Dikonsumsi Anak-anak Agar Otak Tidak Lemot Saat Belajar

Anak-anak juga gampang gak sabaran karena keseringan lihat yang instan. Kemudian di area sosial, anak-anak kurang berinteraksi dengan orang lain.

“Coba deh kalau lihat anak di mobil aja, dia lagi main gadget gitu. Kita ajak ngomong, itu ada pokoknya dia kayak iya-iya gitu-gitu doang,” tuturnya.

Anak-anak Lebih Cepat Tantrum

Anak-anak juga bakal lebih cepat tantrum karena konsentrasinya terganggu. Dia mencontohkan, kalau kita dapat sesuatu lebih instan, sering banget secara emosional anak-anak perkembangannya gak bagus.

“Karena kalau mereka bosan, mereka cenderung lebih cepat tantrum. Nah, sementara hidup kita pasti bosan. Mereka gak bisa menanggulangi kebosanan itu,” katanya. 

Baca juga:  Terkesan Sepele, Ternyata Inilah 5 Manfaat Bermain Slime Untuk Anak-Anak

Orangtua Bisa Mengalihkan dengan Kegiatan Seru

Gak bisa dipungkiri, kata Saskhya, zaman sekarang, kalau anak-anak bosan pasti dikit-dikit buka handphone. Scroll video short, main game, dan melakukan hal lain di ponsel. 

Sebagai orangtua harus bisa mengalihkan kebiasaan anak dengan ponselnya ini. Cari kegiatan seru untuk anak yang buat dirinya lupa main handphone. Dengan kegiatan lain yang mereka sebenarnya bisa cari, jadi harusnya bisa lebih kreatif. 

Video Short untuk Usia Berapa?

Saskhya justru menyarankan ke orangtua agar tak memberi tontonan video short di usia dini. Tepatnya anak-anak di bawah 10 tahun tidak diperbolehkan nonton video short untuk menghindari dampak tumbuh kembangnya. 

“Jadi, sebenarnya kalau bisa dihindari dulu buat anak usia dini, 8 tahun misal, jangan. Saran aku anak 10 tahun ke bawah, entar dulu deh nonton video short dan kalau bisa masih under our supervision banget juga,” tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU