Kamis, 17 JULI 2025 • 14:05 WIB

Riset: Kebanyakan Gen Z Lebih Percaya Info Kesehatan dari Medsos daripada Dokter

Author

Ilustrasi gen z lebih percaya soal info kesehatan dari medsos daripada dokter. (Freepik)

INDOZONE.ID - Sebuah riset yang dilakukan oleh firma komunikasi Edelmen, menemukan bahwa sekitar 45 persen gen z lebih percaya terhadap informasi kesehatan yang disebarkan dari media sosial dibandingkan dokter.

Riset tersebut dilakukan terhadap responden berusia 18 hingga 34 tahun yang mencakup gen z dan milenial, dari 16 negara, tentang kepercayaan mereka terhadap dokter.

Pertumbuhan media sosial tampaknya telah membuat ketidakpercayaan gen z terhadap profesional medis, sehingga mendorong mereka untuk berkonsultasi dengan internet sebelum ke dokter.

Baca juga: Cuma Liat Wajah Bisa Tebak Orang Tajir atau Engga, Emang Ada Risetnya?

Dr. Charles Carlsen,  Chief Technology Officer di DRSONO Medical, mengatakan bahwa sebagai dokter, dia telah menyaksikan lebih banyak anak muda menggunakan TikTok dan obrolan grup daripada menghubungi dokter.

"Survei Edelman memperkuat apa yang kami lihat di klinik, hampir separuh gen z memprioritaskan saran kesehatan dari influencer dan rekan sejawat daripada dokter," ungkap Dr. Charles Carlsen, seperti dilansir Newsweek pada Kamis (17/7/2025).

Bahkan, beberapa gen z mengatakan bahwa mereka telah mengikuti saran dari influencer di media sosial yang tidak memiliki pelatihan medis.

Gen z juga dua kali lebih mungkin dibandingkan orang dewasa yang lebih tua, untuk membiarkan orang tanpa kredensial medis formal memengaruhi keputusan kesehatan mereka.

"Banyak pasien muda datang setelah membentuk opini kuat berdasarkan apa yang mereka lihat di media sosial, terutama di platform seperti TikTok atau Instagram , jadi ini tidak mengejutkan," ujar Dr. Olalekan Otulana, dokter umum di Cassiobury Court, Inggris.

Baca juga: Riset Unik Perilaku Gen Alpha, Lansia hingga Inklusivity di Dunia Pemasaran

Meningkatnya preferensi terhadap nasihat dari rekan sejawat mencerminkan lebih dari sekadar kenyamanan, ini menandakan erosi kepercayaan yang lebih dalam terhadap institusi medis.

Menurut survei Edelman, hampir separuh orang dewasa dan muda meyakini bahwa seseorang yang meneliti suatu kondisi secara online dapat memahaminya sebaik dokter.

Meskipun dokter tetap menjadi suara yang paling dipercaya secara keseluruhan, kesenjangan tersebut menyempit di kalangan gen z, yang semakin menaruh kepercayaan pada influencer, kreator, dan orang-orang dengan "pengalaman hidup" dibandingkan para profesional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Newsweek.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU