Jumat, 25 JULI 2025 • 18:35 WIB

Kenapa Air Mineral di Restoran atau Hotel Mewah Bisa Sangat Mahal? Ini Penjelasannya

Author

Air mineral (freepik/kroshka-nastya)

INDOZONE.ID - Pernahkah kamu duduk di restoran mewah, memesan air mineral, lalu terkejut melihat harganya yang bisa setara dengan satu porsi makanan? 

Fenomena ini bukan hal aneh, bahkan menjadi standar di banyak restoran kelas atas di seluruh dunia. 

Tapi kenapa air mineral—yang di minimarket bisa seharga Rp3.000—bisa melonjak menjadi Rp30.000 bahkan lebih di restoran mahal?

Baca juga: Apes! Niat Bikin Konten Estetik, Influencer Ini Malah Berenang di Air Limbah Cape Town

1. Bukan Sekadar Air, Tapi Pengalaman dan Branding

Restoran fine dining tidak hanya menjual makanan atau minuman, tapi keseluruhan pengalaman premium—mulai dari pelayanan, suasana, hingga cara penyajian. 

Banyak restoran mahal menggunakan merek air mineral eksklusif yang memang secara global diposisikan sebagai air "mewah". 

Air-air ini tidak sekadar dikemas cantik, tapi juga melalui proses penyaringan alami, memiliki pH seimbang, serta kandungan mineral spesifik yang diklaim memberi rasa lebih "halus" atau "crisp" saat diminum.

Baca juga: Lamar Ala Intelektual, Bukan Pakai Buket tapi Jurnal

2. Markup Harga Restoran Memang Sangat Tinggi

Restoran mengandalkan markup besar pada menu minuman untuk menutup biaya operasional dan menjaga margin keuntungan. 

Markup air mineral di restoran bisa mencapai 300%–500% dari harga beli. Jadi jika sebuah restoran membeli sebotol air seharga USD 2, mereka bisa menjualnya seharga USD 8 hingga 12. 

Hal ini dianggap lumrah dalam industri F&B sebagai bagian dari strategi keuntungan.

Baca juga: Mengintip Jobdesk Teknisi AC Sampai Ada Kompetisinya Lho

3. Faktor Lokasi, Pajak, dan Layanan

Harga juga dipengaruhi oleh lokasi restoran, terutama jika berada di kawasan premium seperti hotel bintang lima atau distrik bisnis utama. 

Selain itu, banyak restoran menyertakan service charge 5–10% dan pajak 10%, yang menambah total tagihan. 

Belum lagi upaya penyajian seperti air disajikan dalam gelas kristal, dihidangkan oleh pelayan dengan tata cara tertentu—semuanya menjadi bagian dari "nilai tambah".


Air mineral yang mahal di restoran bukan semata-mata karena airnya mahal, melainkan karena gabungan dari strategi bisnis, pengalaman eksklusif, brand positioning, dan markup industri. 

Jadi, saat kamu membayar Rp30.000 untuk air mineral di restoran fine dining, kamu sebenarnya membayar lebih untuk suasana dan servis ketimbang hanya isi botolnya.  

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU