INDOZONE.ID - Stres berlebihan bisa memicu burnout. Masalah kesehatan mental ini bisa dialami siapa saja.
Stres dipicu karena kelelahan, banyak pikiran atau terlalu banyak mengurusi sesuatu yang menguras tenaga dan pikiran. Kalau gak diatasi secara emosional dan fisik, kamu mudah mengalami burnout.
Kamu jadi kehilangan motivasi karena merasa apapun yang kamu lakukan tidak berarti. Karena burnout terjadi secara bertahap, kamu mungkin tidak langsung menyadari gejalanya.
Namun begitu terjadi, hal ini bisa memengaruhi mental kamu. Saatnya merdeka dari burnout dengan self care, tapi gimana caranya? Berikut sederet tipsnya yang bisa kamu simak dilansir Healthline.
Bicara dengan Orang yang Bisa Dipercaya
Jika kamu bingung bagaimana memulai menyelesaikan masalah burnout, itu hal yang wajar. Burnout bisa terasa sangat melelahkan hingga mencari solusinya pun berat.
Saat kamu merasa sangat kelelahan pasti akan sulit mendapat solusi. Libatkan orang terdekat seperti keluarga, pasangan, atau sahabat.
“Mereka bisa membantu Anda melihat situasi dengan perspektif yang lebih objektif, kata Seorang Terapis di Los Angeles Barrie Sueskind, LMFT.
Baca juga: 10 Pekerjaan Bergaji Tinggi yang Minim Risiko Burnout di Tahun 2025
Bicara dengan Terapis
Menghadapi burnout tidak mudah, terutama jika sudah berdampak pada hubungan pribadi dan kualitas hidup.
Terapis dapat memberikan bimbingan profesional, membantu mengidentifikasi penyebab, mengeksplorasi cara mengatasi, dan mendampingi, serta menghadapi tantangan hidup.
Burnout juga bisa memicu rasa tidak berdaya dan depresi, jadi penting untuk menemui terapis jika kamu merasa putus asa, mengalami suasana hati yang terus-menerus rendah, serta memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri atau orang lain.
Baca juga: WFH Bikin Kamu Gampang Burnout, Begini 6 Cara Mengatasinya
Tahu Batas
Membatasi waktu dan energi yang kamu berikan kepada orang lain bisa membantu kamu mengelola stres saat pulih dari burnout.
“Menerima terlalu banyak komitmen bisa membuat kewalahan,” kata Sueskind.
Jangan Merasa Gagal
Mengalami burnout bisa memicu perasaan gagal dan kehilangan arah hidup. Kamu mungkin merasa tidak mampu melakukan apa pun dengan benar.
Padahal, saat burnout terjadi, kemungkinan kamu sudah lama mendorong diri melebihi batas wajar.
Cuti
Saat burnout melanda, cuti kerja jadi salah satu solusinya. Kamu bisa menenangkan diri, dan fokus pada istirahat. Tapi kenyataannya, kebanyakan orang tidak bisa begitu saja melakukannya.
Tidur Cukup hingga Makan Bergizi
Coba terapkan ini di saat merasa lelah tidur yang cukup dan berkualitas di malam hari. Lalu luangkan waktu dengan orang terdekat, tapi juga sediakan waktu sendiri.
Sempatkan untuk beraktivitas fisik setiap hari. Konsumsi makanan bergizi dan cukup minum dan coba meditasi atau yoga, ya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline