Kamis, 18 SEPTEMBER 2025 • 15:53 WIB

Mengapa Sulit Fokus? Bisa Jadi Kamu Terkena 'Brain Rot', Ini Penjelasannya

Author

Ilustrasi bermain social media dan game yang menyebatkan brain rot. (Freepik)

INDOZONE.ID - Pernah merasa susah fokus saat membaca buku atau menyelesaikan pekerjaan? Atau sering merasa gelisah jika tidak membuka media sosial? 

Hati-hati, Anda mungkin mengalami brain rot. Istilah ini sedang viral di internet dan menggambarkan kondisi menurunnya kemampuan otak akibat paparan konten digital yang berlebihan.

Dilansir dari video YouTube BELAJAR MEMAHAMI yang membahas fenomena ini, brain rot bukanlah istilah medis, melainkan fenomena psikologis dan sosial. 

Kondisi ini muncul akibat kebiasaan mengonsumsi konten pendek (seperti video TikTok, Reels, atau YouTube Shorts) yang melatih otak untuk beradaptasi dengan stimulasi cepat dan mudah. 

Baca juga: 17 Caption Singkat tentang Film Horor dalam Bahasa Inggris yang Bikin Postingan Kamu Misterius

Akibatnya, otak kehilangan kemampuan untuk berpikir kritis dan fokus secara mendalam.

Lalu, apa saja bahaya dari brain rot yang perlu Anda waspadai?

1. Penurunan Konsentrasi dan Fokus

Saat terbiasa dengan rangsangan singkat, otak Anda akan sulit mempertahankan fokus pada tugas yang membutuhkan konsentrasi tinggi, seperti membaca laporan atau mengikuti rapat penting. Hal ini membuat produktivitas menurun drastis.

2. Melemahnya Kemampuan Berpikir Kritis

Kebiasaan terus-menerus scrolling tanpa analisis mendalam membuat otak jarang "bekerja" untuk memproses informasi secara kritis. Akibatnya, Anda lebih mudah menerima informasi tanpa menyaringnya terlebih dahulu.

Baca juga: Bambu dalam Kehidupan: Dari Kearifan Lokal hingga Solusi dari Masalah Perubahan Iklim

3. Kreativitas dan Ambisi Menurun

Otak membutuhkan waktu istirahat untuk menghasilkan ide-ide baru. Paparan konten digital yang tiada henti membuat otak tidak punya jeda untuk berpikir kreatif, sehingga ambisi dan semangat untuk mencoba hal baru pun ikut merosot.

4. Memicu Kecemasan dan Depresi

Terus-menerus membandingkan hidup Anda dengan "kesempurnaan" yang ditampilkan di media sosial bisa menimbulkan perasaan rendah diri, kecemasan, dan bahkan depresi.

Baca juga: Cara Mudah Hitung Biaya Balik Nama Tanah Lewat Aplikasi Sentuh Tanahku

Bagaimana Mengatasinya?

Jangan khawatir, kondisi brain rot bisa diatasi dengan beberapa langkah sederhana:

  • Pilih Konten yang Bermanfaat: Mulai ubah algoritma media sosial Anda dengan sengaja mencari dan berinteraksi dengan konten-konten edukatif atau yang bermanfaat.
  • Latihan Meditasi dan Membaca Buku: Luangkan waktu setiap hari untuk bermeditasi atau membaca buku. Kegiatan ini melatih otak Anda untuk fokus dalam jangka waktu yang lebih lama.
  • Terapkan Batasan Waktu: Tetapkan jadwal khusus untuk mengakses media sosial. Ini akan memberi otak Anda jeda dari paparan digital yang konstan.
  • Investasi Diri: Gantikan waktu scrolling dengan mempelajari keterampilan baru atau melakukan hobi yang produktif.

Dengan menerapkan tips di atas, Anda bisa kembali mengoptimalkan fungsi otak dan terhindar dari bahaya brain rot.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: YouTube @BELAJARMEMAHAMI

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU