Selasa, 23 SEPTEMBER 2025 • 14:00 WIB

Solusi Mencegah Krisis Air Bersih yang Jadi Tantangan di Lingkungan

Author

Ilustrasi air bersih. (Freepik)

INDOZONE.ID - Tantangan lingkungan saat ini semakin kompleks. Terutama soal air bersih yang menjadi sumber kehidupan masyarakat. 

Melalui sebuah penghargaan yang jadi bagian dari Ecolab Southeast Asia Impact Award, Chandra Asri mencatatkan soal penghematan lebih dari 2 jutameter kubik air, serta menghadirkan efisiensi energi yang terukur melalui solusi inovatif. Pencapaian ini juga bantu mendorong sirkularitas air dan pengelolaan sumber daya berkelanjutan.

Dalam pernyataannya, Ecolab Global Chairman and CEO Christophe Beck menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadirkan perubahan nyata. Menurutnya, keberhasilan ini membuktikan bahwa inovasi dan tanggung jawab lingkungan bisa sejalan dengan pertumbuhan ekonomi. 

Baca juga: Lagi, Air Mineral Ini Raih Gelar “Brand Galon Pilihan Bunda” Empat Tahun Beruntun

“Keberhasilan ini menghadirkan dampak berkelanjutan bagi bisnis maupun lingkungan. Komitmen terhadap sirkularitas air dan efisiensi energi mencerminkan langkah tegas yang dibutuhkan untuk membangun masa depan yang lebih tangguh di Asia Tenggara,” ujarnya di Jakarta.

Ecolab Southeast Asia Impact Award. (Indozone)

Dalam kesempatan sama, VP & GM for Downstream Ecolab Southeast Asia Diego Trujillo menilai bahwa kolaborasi regional ini sangat baik untuk pertumbuhan berkelanjutan. 

“Kolaborasi antar tim menunjukkan keahlian dan dedikasi luar biasa dalam menghadirkan keunggulan operasional, pertumbuhan yang berkelanjutan, serta menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama,” imbuhnya.

Baca juga: Gorontalo Masuk 10 Daerah dengan Kualitas Air Laut Terbaik di Indonesia

Mendatangkan Manfaat

Dari kolaborasi ini, banyak manfaat yang dicapai dan bisa menyelesaikan tantangan di lingkungan sedikit demi sedikit. Apa saja?

1. Sirkularitas Air

Mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang air dalam operasional bisnis untuk mengatasi kelangkaan air dan mengurangiketergantungan pada sumber daya air tawar.

2. Pertumbuhan Berkelanjutan melalui Water-Energy Nexus

Mengoptimalkan penggunaan air sekaligus mengurangi kebutuhan energi untuk pengaliran, pemanasan, pendinginan, dan pemompaan.

3. Inovasi dan Transformasi Digital

Memanfaatkan pemantauan real-time dan teknologi air mutakhir untuk meningkatkan efisiensi, kinerja, dan ketahanan.

Secara signifikan, telah mengembangkan fasilitas pengolahan air di Singapura di Aster Chemicals & Energy Jurong Island dengan kapasitas untuk mengolah dan menggunakan kembali hingga 24.000 meter kubik air limbah setiap bulan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU