INDOZONE.ID - Punya sahabat sejati bikin hidup terasa lebih seru. Mereka hadir bukan cuma buat nemenin, tapi juga bikin kita merasa dihargai, didukung, dan pastinya lebih bahagia setiap hari.
Percaya atau nggak, punya lingkaran pertemanan yang sehat juga bisa bikin tubuh dan pikiran lebih kuat, bahkan menurunkan resiko stres berat, depresi, sampai tekanan darah tinggi.
Sayangnya, nggak semua teman membawa vibes positif. Ada juga yang bikin capek mental, bikin mood turun, dan lama-lama jadi racun dalam hidup.
Nah, penting banget buat tahu ciri-cirinya dan gimana cara menghadapi, supaya kita tetap bisa jalani hidup dengan tenang dan lebih bahagia.
Baca juga: 7 Manfaat Jus Wortel, Tomat, dan Seledri untuk Kesehatan Tubuh
Tanda-Tanda Pertemananmu Tidak Sehat
1. Sering Meremehkan Kamu
Candaan berubah menjadi ejekan yang bikin Kamu minder
2. Gemar Bergosip
Sering membicarakan orang lain atau dirimu sendiri saat Kamu tidak ada di sekitar mereka dan rahasia Kamu mudah tersebar tanpa izin.
3. Minta Maaf Tidak Tulus
Ucapan “Maaf kalau Kamu tersinggung,” menunjukkan mereka tidak benar-benar peduli dengan perasaanmu.
Baca juga: Orang dengan Ingatan Terlalu Kuat Justru Rentan Overthinking, Ini Buktinya!
3. Menciptakan Rasa Tidak Nyaman
Alih-alih merasa nyaman, justru Kamu merasa cemas, takut, atau tertekan saat berinteraksi dengan mereka.
4. Perasaan Lega Saat Berpisah
Jika bertemu justru membuat Kamu merasa lega. Itu tandanya kamu berada dalam lingkaran pertemanan toxic.
5. Sering Membandingkan Kamu dengan Orang Lain
Teman sejati menghargai Kamu apa adanya, bukan membandingkan Kamu dengan orang lain.
Baca juga: Gen Z, Hati-hati! Kecanduan Main Game Online Bisa Percepat Risiko Stroke dan Diabetes
6. Selalu Menjadi Pusat Perhatian
Mereka lebih suka membahas tentang dirinya sendiri dan jarang mendengarkan pembicaraanmu.
7. Memaksa Perubahan
Persahabatan yang sehat menerima Kamu apa adanya, bukan memaksamu menjadi seperti orang lain yang mereka suka atau inginkan.
Cara Menghadapi Teman Beracun
1. Beri Kesempatan Kedua
Kadang mereka nggak sadar sikapnya. Coba jujur soal perasaanmu dan bikin batasan yang jelas.
Baca juga: 5 Tanda Kamu Butuh Healing, Bukan Malas: Psikolog Ungkap Alasannya
2. Tahu Kapan Harus Pergi
Kalau nggak ada perubahan meski sudah dibicarakan, mungkin waktunya lepasin. Kamu nggak bisa maksa orang berubah.
3. Jaga Jarak
Coba batasi interaksi. Kalau hidup terasa lebih lega, tandanya hubungan itu memang bikin lelah.
4. Tetapkan Batasan
Kalau masih mau berteman, tegaslah agar jangan ada kebohongan, gosip, atau janji palsu.
Baca juga: Sering Bikin Lelah, Begini 7 Cara Ampuh Mengatasi Overthinking Tanpa Drama
5. Komunikasi yang Tepat
Kalau memang harus putus pertemanan, maka sampaikan langsung dengan tenang, jelas, dan di tempat yang netral.
6. Perhatikan Jika Teman Ingin Kembali Berteman
Kalau dia minta maaf, lihat dulu apakah perubahan sikapnya benar-benar tulus.
7. Berbaur dengan Teman-Teman yang Positif
Setelah melepaskan pertemanan yang toxic, isi lingkaran sosialmu dengan orang yang suportif dan bikin Kamu merasa dihargai.
Baca juga: Ternyata Ini Alasan Ilmiah Mengapa Kita Sering Déjà Vu
8. Utamakan Diri Sendiri
Rawat diri dengan hal-hal yang bikin bahagia, misalnya hobi, keluarga, istirahat cukup, dan energi positif. Jangan sungkan cari dukungan kalau perlu.
Menjaga kualitas pertemanan sama pentingnya dengan menjaga kesehatan diri sendiri. Teman sejati seharusnya jadi sumber energi positif, bukan sebaliknya.
Kalau Kamu sudah bisa mengenali tanda-tanda pertemanan beracun dan tahu cara menghadapinya, jangan ragu untuk mengambil keputusan terbaik demi ketenangan hati.
Baca juga: Jerawat Membandel? Ternyata Probiotik Bisa Mengatasinya!
Ingat, Kamu berhak dikelilingi orang-orang yang menghargai, mendukung, dan membawa kebahagiaan dalam hidupmu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline