INDOZONE.ID - Muffin bukan cuma makanan manis yang bikin kenyang, tapi juga punya vibe lembut yang bisa jadi inspirasi karya sastra.
Banyak orang menggambarkan muffin sebagai simbol kehangatan, kebahagiaan sederhana, bahkan cinta yang gak ribet tapi ngangenin.
Nah, kali ini ada tujuh puisi singkat yang terinspirasi dari muffin, cocok banget buat kamu yang suka suasana cozy sambil ngopi atau ngeteh sore-sore. Yuk, baca sampai habis!
Baca juga: 7 Puisi Singkat tentang Cupcake Vanila yang Manis dan Bikin Hangat Hati
7 Puisi Singkat tentang Muffin
1. Aroma Pagi
Muffin di meja, hangat dan lembut,
aroma mentega menyapa kalbu.
Seteguk kopi, sepotong rindu,
pagi pun jadi syahdu.
2. Rasa Vanilla
Manisnya lembut, tak berlebihan,
seperti senyum yang datang pelan.
Vanilla di ujung lidah,
menyisakan tenang yang susah dilupa.
3. Cokelat dan Kenangan
Kau datang dengan rasa cokelat
gelap tapi menenangkan.
Setiap gigitan mengingatkan,
bahwa luka pun bisa terasa manis kalau disyukuri pelan-pelan.
Baca juga: 7 Puisi Singkat tentang Cupcake yang Bikin Hati Ikut Manis
4. Blueberry di Hati
Ada rasa asam yang tiba-tiba,
tapi di situlah indahnya muffin.
Seperti cinta yang gak selalu manis,
tapi selalu punya alasan untuk dinikmati.
5. Muffin di Sore Hari
Mentari redup, teh mulai dingin,
tapi muffin masih hangat di tangan.
Sore ini tak butuh kata-kata,
cukup diam, dan biarkan rasa berbicara.
6. Tepung, Gula, dan Cerita
Kita tercipta dari hal sederhana:
tepung, gula, dan sedikit harapan.
Dipanggang waktu, disajikan hidup,
muffin ini, cerminan perjalanan.
7. Muffin dan Kamu
Aku tak butuh perayaan besar,
cukup muffin dan kamu di meja yang sama.
Tak ada resep paling manis di dunia,
selain kamu yang duduk di seberang sana.
Baca juga: 7 Puisi Singkat tentang Cupcake Stroberi yang Manis dan Bikin Senyum
Muffin bisa dibilang makanan yang “hangat dari hati”. Bentuknya sederhana, tapi punya daya tarik yang bikin siapa pun jatuh cinta.
Sama seperti puisi-puisi di atas, tiap baitnya punya rasa yang beda, ada yang manis, ada yang getir, tapi semuanya tetap enak dinikmati.
Jadi, kalau kamu lagi butuh inspirasi ringan, coba duduk sebentar, bikin secangkir teh, dan nikmatilah muffin bersama kata-kata ini.
Siapa tahu, dari sepotong muffin kamu justru menemukan ide baru tentang cinta, hidup, atau mungkin, tentang seseorang yang pernah kamu rindukan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ide Penulis