Jumat, 31 OKTOBER 2025 • 20:10 WIB

5 Cara Menentukan Mahar Pernikahan yang Tepat, Biar Gak Cuma Ikut Tren!

Author

Ilustrasi mahar. (freepik)

INDOZONE.ID - Membicarakan soal mahar sering kali bikin calon pasangan bingung. Ada yang menganggapnya sekadar formalitas, tapi ada juga yang merasa terbebani karena dianggap sebagai simbol kemampuan finansial. 

Padahal, cara menentukan mahar pernikahan yang benar bukan soal jumlah besar atau kecilnya, melainkan makna dan keikhlasan di baliknya.

Agar gak salah langkah, berikut beberapa tips menentukan mahar yang bisa kamu jadikan panduan untuk mendapatkan mahar pernikahan yang tepat.

Baca juga: Viral Pernikahan Kakek 74 Tahun dan Gadis Muda di Pacitan, Mahar Cek Rp3 Miliar Ternyata Palsu

5 Tips Menentukan Mahar

Ilustrasi mahar pernikahan. (freepik)

1. Pahami Arti dari Mahar

Sebelum memikirkan jumlah atau bentuknya, pahami dulu apa arti mahar sebenarnya. Dalam mahar dalam Islam, mahar merupakan bentuk penghargaan dan tanggung jawab dari calon suami kepada calon istri, bukan ajang pamer kekayaan.

Banyak yang keliru mengira bahwa semakin mahal mahar, semakin tinggi pula nilai pernikahan. Padahal, justru yang paling penting adalah niat dan ketulusannya. 

Mahar pernikahan yang tepat bisa sederhana tapi sarat makna, seperti perhiasan kecil, alat ibadah, atau benda yang memiliki nilai sentimental bagi pasangan. Ingat, mahar bukan ukuran gengsi, melainkan simbol kesungguhan.

Baca juga: Viral Momen Lamaran Mewah di Pati dengan Mahar Ratusan Juta, Ada Motor hingga Mobil Mewah sebagai Hadiah

2. Diskusikan dengan Terbuka dan Dewasa

Salah satu tips menentukan mahar yang sering dilupakan adalah pentingnya komunikasi. Bahas mahar dengan pasangan secara terbuka tanpa rasa sungkan. Tanyakan harapan masing-masing dan samakan persepsi tentang bentuk serta nilainya.

Kalau keluarga ikut berpendapat, tetap jaga komunikasi yang sehat. Kamu bisa menghormati pandangan orang tua tanpa harus mengorbankan kenyamanan kalian sebagai calon pasangan. 

Dalam konteks cara menentukan mahar pernikahan, kuncinya ada pada kejujuran dan saling pengertian, bukan tekanan dari pihak mana pun.

3. Sesuaikan dengan Kondisi Finansial, Bukan Gengsi

Banyak calon pengantin terjebak pada gengsi saat menentukan mahar. Tidak sedikit yang rela menguras tabungan atau berutang hanya demi tampil mewah. Padahal, mahar bukan untuk menunjukkan status sosial, melainkan simbol tanggung jawab dan ketulusan.

Mahar pernikahan yang tepat seharusnya disesuaikan dengan kemampuan finansial masing-masing. Kalau kamu masih di tahap awal karier, tak ada salahnya memberi mahar sederhana yang bermakna.

Dalam pandangan mahar dalam Islam, yang dinilai bukan nominalnya, melainkan niat baik dan keikhlasan saat memberikannya.

4. Jangan Terpengaruh Tren dan Tekanan Sosial

Di era media sosial, banyak orang tergoda untuk mengikuti tren mahar yang serba glamor. Foto-foto mahar dengan tumpukan uang atau perhiasan mewah sering kali membuat orang lain merasa harus meniru. Padahal, yang penting bukan tampilannya, tapi maknanya.

Kalau kamu ingin membuat mahar terlihat estetik, cukup gunakan desain yang simpel namun elegan. Dengan begitu, mahar pernikahan yang tepat bisa tetap indah tanpa menguras tabungan. Jangan biarkan tekanan sosial membuatmu kehilangan esensi dari cara menentukan mahar pernikahan yang sebenarnya.

5. Sertakan Nilai Personal dan Spiritual

Hal lain yang tak kalah penting adalah melibatkan nilai personal dan spiritual dalam mahar. Coba pikirkan benda yang punya arti khusus dalam perjalanan hubungan kalian, bisa saja alat ibadah, buku kenangan, atau barang simbolik yang mencerminkan harapan masa depan bersama.

Dalam pandangan mahar dalam Islam, keikhlasan dan niat baik menjadi kunci utama. Mahar yang diberikan dengan hati yang tulus akan membawa keberkahan dan kebahagiaan dalam rumah tangga. Maka dari itu, pilihlah mahar dengan makna, bukan sekadar mengikuti tren.

Menentukan mahar memang perlu pertimbangan matang, tapi bukan berarti harus rumit. Selama kamu dan pasangan bisa berkomunikasi terbuka, menyesuaikan dengan kondisi finansial, dan memahami makna mahar dalam Islam, maka keputusan yang diambil akan terasa ringan dan bermakna.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Times Of India

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU