Rabu, 07 JANUARI 2026 • 10:45 WIB

Hari Rotasi Bumi dan Penemuan Foucault: Mengingat Bukti Nyata Bumi yang Berputar

Author

Ilustrasi Hari Rotasi Bumi dan Penemuan Foucault (Freepik)

INDOZONE.ID - Setiap tanggal 8 Januari, dunia memperingati Hari Rotasi Bumi, sebuah momen penting dalam sains yang menandai pembuktian ilmiah bahwa Bumi benar-benar berputar pada porosnya.

Peringatan ini tak lepas dari sosok ilmuwan Prancis bernama Léon Foucault, yang pada abad ke-19 berhasil menunjukkan fenomena rotasi Bumi secara nyata dan dapat diamati langsung.

Penemuan ini menjadi tonggak besar dalam pemahaman manusia tentang pergerakan planet yang selama ini hanya dijelaskan lewat teori dan perhitungan astronomi.

Baca juga: Negara-Negara yang Melarang dan Menekan Deforestasi demi Menjaga Bumi

Awal Mula Penemuan Pendulum Foucault

Pada 8 Januari 1851, Léon Foucault melakukan eksperimen sederhana namun revolusioner dengan menggunakan sebuah bandul panjang (pendulum).

Bandul tersebut digantung pada titik tinggi dan dibiarkan berayun bebas tanpa dorongan tambahan.

Hal mengejutkan terjadi, arah ayunan pendulun perlahan berubah seiring waktu.

Perubahan arah ini bukan disebabkan oleh angin atau gaya luar lainnya, melainkan akibat rotasi Bumi di bawah pendulum.

Dari sinilah Foucault membuktikan bahwa Bumi berputar pada porosnya tanpa perlu mengamati benda langit seperti Matahari atau bintang.

Eksperimen ini kemudian dikenal luas sebagai Pendulum Foucault.

Mengapa Penemuan Foucault Sangat Penting?

Sebelum penemuan ini, konsep rotasi Bumi memang sudah diterima secara teori, namun sulit dibuktikan secara langsung di permukaan Bumi.

Pendulum Foucault menjadi bukti visual pertama yang bisa disaksikan oleh siapa pun, bahkan oleh masyarakat awam.

Penemuan ini memperkuat ilmu fisika dan astronomi, sekaligus mengubah cara manusia memahami gerak planet. Hingga kini, pendulum Foucault masih dipajang di berbagai museum sains di dunia sebagai alat edukasi yang ikonik.

Baca juga: Menumbuhkan Harapan dari Akar Bumi: Komitmen PNM Hijaukan Negeri

Makna Hari Rotasi Bumi

Hari Rotasi Bumi bukan sekadar peringatan ilmiah, tetapi juga pengingat akan pentingnya rasa ingin tahu, eksperimen, dan keberanian menantang pemahaman lama. Dari sebuah bandul sederhana, manusia mampu membuktikan gerakan planet raksasa yang menjadi tempat tinggalnya.

Peringatan ini juga menjadi momentum untuk mengapresiasi kontribusi ilmuwan terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus berkembang hingga saat ini.

Fakta Menarik tentang Rotasi Bumi

Bumi berputar pada porosnya dengan kecepatan sekitar 1.670 km per jam di garis khatulistiwa.

Satu kali rotasi Bumi berlangsung selama sekitar 24 jam, yang menyebabkan terjadinya siang dan malam.

Kecepatan rotasi Bumi dapat sedikit berubah akibat gempa besar atau pergeseran massa di dalam planet.

Melalui Hari Rotasi Bumi dan penemuan Pendulum Foucault, kita diingatkan bahwa sains tidak selalu membutuhkan alat rumit, cukup observasi, ketelitian, dan rasa ingin tahu yang besar.

Dari eksperimen sederhana inilah, manusia mendapatkan salah satu bukti paling elegan bahwa Bumi memang terus berputar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Britannica, The Franklin Institute

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU